tinggi bibit : 30-40cm asal bibit : semai biji tanaman perdu menahun warna bunga : pancawarna
Tanaman Kembang Bokor. Tumbuhan ini sangat asing jika disebutkan pada orang awam, mungkin mereka pernah melihat atau bahkan menanam kembang bokor hanya saja tidak mengetahui atau mengenal namanya. Di negara china, kembang bokor dikenal dengan nama Yang Siu Chiu, sedangkan di Inggris tanaman kembang bokor disebut Hydrangea. Kembang Bokor rasanya pahit dan sedikit pedas, sifatnya dingin, sedikit toksik. Berkhasiat sebagai antiradang dan antimalaria.
Beberapa jenis penyakit bisa diobati dengan tanaman kembang bokor yang pada awalnya berasal dari Jepang dan merupakan tanaman hias ini. Kembang bokor bermanfaat untuk pengobatan penyakit malaria, gelisah, demam dan radang tenggorokan. Bisa juga untuk mengatasi eksim dan kurap. Bagian yang tanaman yang digunakan sebagai obat adalah herba dan akarnya. Bisa digunakan segar atau yang telah dikeringkan.
Tanaman kembang bokor memiliki nama ilmiah Viburnum macrophylla Thunb. dan dalam ilmu taksonomi tanaman ini masuk dalam Familia Saxifragaceae.
Ciri-ciri dan Deskripsi Tanaman Kembang Bokor. Tanaman kembang bokor adalah jenis tanaman hias. Tanaman ini biasa ditanam sebagai tanaman hias di pekarangan atau di taman-taman. Perdu menahun ini tegak, berbatang kuat, warnanya hijau sewaktu muda, dan mempunyai tinggi 0,5–1 m. Daun tunggal, bertangkai, letaknya berhadapan bersilang. Helaian daun lebar dan tebal, bentuknya bulat telur, pangkal dan ujungnya runcing, tepi bergerigi, tulang daun menyirip, warna permukaan hijau tua, dan bagian bawah hijau kekuningan. Perbungaan majemuk, keluar dari ujung tangkai, membentuk rangkaian yang membulat dengan diameter dapat mencapai 20 cm, warnanya putih, merah muda, dan akan menjadi biru.