Modul sensor api ini dirancang untuk mendeteksi nyala api atau sumber cahaya dengan panjang gelombang 760 nm hingga 1100 nm (spektrum inframerah). Cocok digunakan untuk sistem alarm kebakaran, proyek mikrokontroler, dan aplikasi pendeteksi api lainnya.
Sensor mampu mendeteksi nyala api kecil hingga jarak sekitar 80 cm. Semakin besar sumber api, semakin jauh jarak deteksinya. Memiliki sudut deteksi sekitar 60 derajat dan sensitivitas tinggi terhadap spektrum cahaya api. Dilengkapi dengan komparator LM393 yang menghasilkan sinyal output bersih dengan kemampuan arus lebih dari 15mA. Sensitivitas dapat diatur menggunakan potensiometer presisi (trimpot biru) yang tersedia pada modul. Modul mendukung tegangan kerja 3.3V hingga 5V sehingga kompatibel dengan Arduino, ESP8266, ESP32, dan mikrokontroler lainnya.
Spesifikasi Produk: -Rentang deteksi panjang gelombang: 760 nm – 1100 nm -Jarak deteksi api kecil: hingga ±80 cm -Sudut deteksi: ±60° -Tegangan kerja: 3.3V – 5V DC -IC Komparator: LM393 -Output digital (DO): sinyal switching 0 dan 1 (TTL) -Output analog (AO): tegangan analog -Arus output: >15mA -Ukuran PCB: 3.2 cm x 1.4 cm -Dilengkapi lubang baut untuk mempermudah pemasangan
Petunjuk Pengkabelan: -VCC: Hubungkan ke 3.3V–5V -GND: Hubungkan ke ground -DO: Output sinyal digital (TTL) -AO: Output sinyal analog (tegangan)
Cara Kerja Modul: Sensor sangat sensitif terhadap nyala api dan juga dapat merespons cahaya inframerah serta sinar matahari. Ketika intensitas cahaya mencapai ambang batas yang telah diatur melalui potensiometer, lampu indikator hijau akan menyala dan output DO akan menjadi level rendah (sekitar 0–0.1V). Jika tidak terdeteksi, DO akan berada pada level tinggi (sekitar 3V). Untuk menjaga keawetan sensor, hindari penempatan terlalu dekat dengan sumber api bersuhu tinggi. Gunakan jarak aman minimal sekitar 80 cm untuk pengujian api kecil.
Modul ini cocok untuk sistem alarm kebakaran, robot pemadam api, sistem keamanan, dan berbagai proyek elektronika berbasis mikrokontroler.