BUKU CANDA NABI DAN ORANG-ORANG SHALIH (PUSTAKA IMAM ASY SYAFII)
Canda merupakan bumbu-bumbu dalam kehidupan. Tanpa adanya canda, hidup mungkin akan terasa hambar tak ada rasa. Sebagaimana bumbu pula, apabila porsinya berlebihan akan menimbulkan cela. Maka perlu kita memperhatikan canda gurau yang proporsional, tentu yang paling ideal yaitu meneladani canda Nabi dan orang-orang shaleh terdahulu.
Buku ini menghadirkan pembahasan khusus mengenai adab bercanda. Penjelasan yang lugas dan terperinci menyadarkan kita bahwa canda dalam Islam tidak selalu identik dengan tawa dan jenaka. Semoga dengan membaca buku ini dapat menjaga lisan kita dari canda yang berakhir neraka. Shuhaib pun tahu bahwa beliau ingin menghiburnya dengan candaan dan membalas, "Jangan khawatir, aku makan dengan sisi kanan mulutku (di mana sisi kanan ada mata yang sehat).”
Anas bin Malik meriwayatkan bahwa seorang laki-laki datang kepada Nabi Muhammad ﷺ dan memintanya unta yang bisa ditumpangi. Nabi Muhammad ﷺ berkata, "Aku akan carikan anak dari onta betina untuk engkau tunggangi." Lelaki itu menjawab, "Apa yang bisa aku lakukan dengan anak unta?" Maka Nabi menjawab, “Bukankah setiap unta adalah anak dari unta betina?" (HR Abu Dawud)
Buku Canda Nabi dan Orang-Orang Shalih Penulis : As-Sayyid bin Ahmad Hamudah Penerbit : Pustaka Imam Asy Syafii Ukuran : 14 x 21 cm Halaman : 132 Sampul : Soft Cover Berat Pengiriman : 300 gram Harga : Rp 40.000