Atur jumlah dan catatan
Stok Total: 49
Subtotal
Rp37.500
What's The Matter With PEOPLE PLEASER - Unda Anggita
Rp37.500
- Kondisi: Baru
- Min. Pemesanan: 1 Buah
- Etalase: PENGEMBANGAN DIRI
What's The Matter With PEOPLE PLEASER ; Santai Saja Kamu Nggak Harus Menyenangkan Semua Orang
Penulis : Unda anggita
Penerbit : Buku Bijak
ISBN : 978-623-5436-02-9
Dimensi : 13,5x20 cm
Halaman : 104 hlm.
Tahun : 2022
Kamu mungkin punya teman lebih sering menomorduakan kebutuhannya sendiri untuk dapat memenuhi kebutuhan orang lain. Orang seperti itu, people-pleaser, merasa wajib untuk dapat menyenangkan orang lain dengan berbagai macam niat, seperti rasa takut untuk ditolak masuk dalam lingkup sosial orang lain, rasa ketidakamanan (insecurity), dan rasa ingin disukai. Jika dia berhenti menyenangkan orang lain, ia takut akan dikucilkan dan tidak disukai. Jika ia tidak bisa menyenangkan orang lain, ia takut orang-orang akan kecewa yang akan berujung pada hukuman atau konsekuensi negatif bagi dirinya.
Tendensi untuk menyenangkan orang lain tersebut berhubungan erat dengan Dependent Personality Disorder; people-pleaser tidak ingin orang lain berbuat sesuatu bagi mereka, ia hanya butuh orang lain yang dapat mereka senangkan. Kelainan kepribadian tersebut bahkan dipercaya berhubungan dengan kepribadian masokis; kelainan seksual saat seseorang merasa puas jika disakiti atau direndahkan. Serem ya …
Buku ini diharapkan dapat dijadikan teman atau bacaan pendamping untuk berbagi pengalaman, evaluasi diri, dan belajar meneguhkan diri untuk selalu berprinsip pada self-boundaries. Semoga sedikit demi sedikit keberanian dapat mulai terbentuk dan selalu terpelihara.
Penulis : Unda anggita
Penerbit : Buku Bijak
ISBN : 978-623-5436-02-9
Dimensi : 13,5x20 cm
Halaman : 104 hlm.
Tahun : 2022
Kamu mungkin punya teman lebih sering menomorduakan kebutuhannya sendiri untuk dapat memenuhi kebutuhan orang lain. Orang seperti itu, people-pleaser, merasa wajib untuk dapat menyenangkan orang lain dengan berbagai macam niat, seperti rasa takut untuk ditolak masuk dalam lingkup sosial orang lain, rasa ketidakamanan (insecurity), dan rasa ingin disukai. Jika dia berhenti menyenangkan orang lain, ia takut akan dikucilkan dan tidak disukai. Jika ia tidak bisa menyenangkan orang lain, ia takut orang-orang akan kecewa yang akan berujung pada hukuman atau konsekuensi negatif bagi dirinya.
Tendensi untuk menyenangkan orang lain tersebut berhubungan erat dengan Dependent Personality Disorder; people-pleaser tidak ingin orang lain berbuat sesuatu bagi mereka, ia hanya butuh orang lain yang dapat mereka senangkan. Kelainan kepribadian tersebut bahkan dipercaya berhubungan dengan kepribadian masokis; kelainan seksual saat seseorang merasa puas jika disakiti atau direndahkan. Serem ya …
Buku ini diharapkan dapat dijadikan teman atau bacaan pendamping untuk berbagi pengalaman, evaluasi diri, dan belajar meneguhkan diri untuk selalu berprinsip pada self-boundaries. Semoga sedikit demi sedikit keberanian dapat mulai terbentuk dan selalu terpelihara.
Ada masalah dengan produk ini?
ULASAN PEMBELI

Belum ada ulasan untuk produk ini
Beli produk ini dan jadilah yang pertama memberikan ulasan