*Harga untuk 1 benih. --- Disertakan instruksi pembenihan benih dalam paket ---
Tanah yang paling ideal adalah tanah gembur dengan banyak unsur hara (tentu saja!). Adapun manure dan vermiculite tidak direkomendasikan untuk menjadi media tanam bagi geranium.
Ambil tisu toilet atau paper towel selembar, basahkan dengan air tapi tidak terlalu basah (indikasi paling tepat: air tidak menetes-netes, jika menetes berarti terlalu basah, usahakan setengah basah dari basah maksimalnya). Letakkan biji geranium dalam tisu yang basah tersebut (lipatan dalam, sehingga biji geranium terbungkus atas bawah semuanya tertutup tisu basah). Tutup kembali dengan merapatkan klip dari plastik cetik yang telah dibuka agar kelembaban senantiasa terjaga. Tunggu sampai bijinya agak berkecambah, biasanya 24 jam, ada juga yang 3-5 hari, bahkan seminggu, tergantung seberapa lembab tisu yang Anda gunakan. Biarkan dalam 1 sampai 2 jam agar air meresap dengan baik pada media tanam. Siapkan pot-pot tanaman yang ingin digunakan, isi masing-masing pot dengan media tanam yang telah dilembabkan tadi, isi sampai hampir full, kira-kira menyisakan 1 inci dari batas bagian pot paling atas. Ambil benih yang mulai berkecambah tersebut lalu semai 2 sampai 3 biji per pot. Tutup benih tadi dengan sedikit media tanam, sekitar 1/8 sampai 1/4 inci saja. Semprotkan sedikit air dengan sprayer. Biji geranium tidak membutuhkan cahaya untuk dapat berkecambah. Sebaiknya simpan pot-pot tadi di tempat dengan suhu kamar, 20-25 derajat Celsius. Ketika melihat kecambah hijau mulai muncul, buka plastik untuk menyediakan sirkulasi udara yang lancar, tapi jangan pindahkan dari plastik dulu. Berikan cahaya yang cukup. Ketika sudah ada 2 (dua) daun sejati yang muncul, buang penutupnya, biarkan mereka tumbuh satu sampai dua minggu lalu bisa dipindahkan ke wadah pot individualnya. Jagalah agar tanah media tanamnya tetap lembab tapi jangan terlalu basah. Menyiram dari bawah cukup ideal.