Bee propolis tercipta dari campuran getah pohon dan sekresi lebah yang digunakan lebah untuk membangun, memperbaiki dan melindungi sarangnya karena bermanfaat sebagai antimikroba. Ternyata perpaduan alami ini juga memiliki berbagai khasiat bagi kesehatan dan telah membuat propolis telah dimanfaatkan sejak zaman kuno untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan.. Dokter di zaman Yunani dan Romawi menggunakan bee propolis sebagai antiseptik dan perawatan luka. Terapi ini juga diterapkan di abad pertengahan oleh dokter–dokter di Arab. Bee propolis terdaftar sebagai obat resmi pada farmakope London pada abad ke-17. Kandungan senyawa Bee propolis terbilang kompleks. Saat ini telah diidentifikasi lebih dari 300 komponen dari sample Bee propolis seperti senyawa flavonoid, polyphenols, phenolic aldehydes, sequiterpene quinines, coumarins, asam amino, dan senyawa inorganic lainnya. Manfaat Bee Propolis: Sebagai antimikroba, yakni melawan bakteri, virus dan jamur. Mengoptimalkan daya tahan tubuh. Mengandung vitamin seperti B1, B2, B6, C dan E serta sumber mineral seperti magnesium, kalsium, Iron atau zat besi, kalium, natrium, zinc, iodium, dll. Sebagai anti inflamasi yang baik terhadap peradangan kronis maupun akut. Sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Sebagai anti tumor dan anti kanker, menyebabkan apoptosis atau kematian sel kanker dan mencegah metastase atau penyebaran sel kanker. Melindungi hati terhadap efek buruk kemoterapi dan obat – obatan tertentu. Sebagai anti hipertensi. Membantu menurunkan kadar gula darah dan LDL atau kolesterol jahat serta meningkatkan HDL atau kolesterol baik.