asal bibit : semai biji tinggi bibit : 20-30 cm referensi penanaman : dataran rendah-tinggi tinggi maksimal 8 Meter up pohon ini sangat sepecial jika ditanam di pekarangan rumah/taman anda. menambah kesan ekslusif dan mewah taman anda...
Pohon ini adalah satu-satunya spesies Eucalyptus yang ditemukan secara alami di belahan bumi utara. Penyebaran alaminya meliputi Britania Raya, Papua Nugini, Pulau Seram, Pulau Sulawesi dan Mindanao (Filipina). Jika Anda melihat secara sepintas, pohon ini tampak seperti di cat. Padahal warna ini sebenarnya memang murni berasal dari proses alami. Warna-warni pada pohon ini muncul akibat getah yang keluar dari dalam pohon dan mengenai kulit pohon di bagian lain yang membentuk sebuah lapisan warna. Pada tetesan getah pertama, warna yang akan muncul adalah warna biru, kemudian perlahan warna tetesan getah tersebut berubah menjadi jingga, ungu dan merah marun. Karena proses ini terjadi secara bergiliran dan teratur, maka pohon ini kemudian menampilkan koleksi dari semua warnanya sekaligus. Selain itu, hal tersebut akan memberikan efek kaleidoskopik, di mana setiap lapisan warna memberikan informasi kapan lapisan warna tersebut muncul.
Pohon pelangi dapat dibudidayakan sebagai tanaman hias. Pohon ini biasanya ditanam pada daerah tropis dan subtropis di kebun maupun taman. Sebenarnya pohon pelangi ini satu keluarga dengan pohon kayu putih. Namun, pohon pelangi tidak menghasilkan minyak kayu putih seperti pohon kayu putih pada umumnya. Lebih lanjut, pohon ini memiliki manfaat yang tak kalah penting. Selain dapat mengeluarkan warna pelangi, pohon ini ternyata dapat juga menghasilkan bubur kayu yang sangat penting dalam proses pembuatan kertas.