Promosi Tokopedia
Atur jumlah dan catatan
Stok: 1.000
harga sebelum diskonRp130.000
Subtotal
Rp97.500
Iyig - Buku Rousseau - Buku The Social Contract - Buku Discourse On The Origin Of Inequality - PAKET 2 BUKU
Rp97.500
diskon 25%
Harga sebelum diskon Rp130.000
Pilih judul: PAKET 2 BUKU
Dua Karya Monumental Jean-Jacques Rousseau [Paket Isi 2 Buku]
1/
Judul: The Social Contract: Prinsip-Prinsip Hak Politik
Pengarang: Jean-Jacques Rousseau
Penerjemah: Slamat P. Sinambela
Penerbit: IRCiSoD
ISBN: 978-634-7157-45-4
Tebal: 236 hlm.
Jenis Cover: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Tahun: 2025 (September)
Ukuran: 14x20 (cm)
2/
Judul: Discourse On The Origin Of Inequality: Wacana Tentang Ketaksetaraan
Pengarang: J.J. Rousseau
Penerjemah: Saut Pasaribu
Penerbit: IRCiSoD
ISBN: 978-634-7157-25-6
Tebal: 172 hlm.
Jenis Cover: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Tahun: 2025 (April)
Ukuran: 14x20 (cm)
Sinopsis The Social Contract
Jean-Jacques Rousseau mengajak kita menelusuri kembali fondasi masyarakat dan otoritas politik. Dengan argumen yang tajam dan provokatif, Rousseau membuka mata kita tentang kehendak umum dan bagaimana kedaulatan rakyat menjadi kunci kebebasan sejati, bukan hanya ilusi.
Buku ini bukan sekadar risalah politik, melainkan refleksi tentang dilema antara kebebasan individu dan tuntutan sosial. Rousseau menawarkan konsep filsafat politik tentang bagaimana sebuah negara bisa menjadi wadah bagi warga negara yang benar-benar bebas, yang mematuhi hukum karena hukum itu adalah manifestasi dari kehendak mereka sendiri.
Dari konsep pemerintahan yang ideal hingga pertanyaan tentang keadilan dan hak, setiap halaman buku ini mengajak kita berpikir kritis dan menantang asumsi kita tentang kekuasaan. Selami pemikiran revolusioner Jean-Jacques Rousseau dan terjawablah mengapa karyanya tetap relevan hingga kini dalam membentuk pemahaman kita tentang negara, warga negara, dan arti sejati dari sebuah kontrak sosial.
*
Sinopsis Discourse On The Origin Of Inequality
Kecanggihan peradaban kita masa kini, telah membuat manusia menjadi seperti dewa yang bisa mengutak-atik bumi dan segala isinya. Namun, apakah dengan itu kehidupan di bumi ini terasa semakin lebih nyaman dan bahagia? Apakah kecanggihan peradaban kita telah memakmurkan para penghuni planet ini? Kalau, ya, mengapa manusia yang hidup melarat di muka bumi ini semakin membludak, sementara segelintir elite bisa memiliki lebih dari separuh kekayaan manusia di planet ini? Mengapa ilmu dan teknologi canggih itu membawa planet ini ke ambang kerusakan yang tidak terpulihkan? Mengapa, misalnya, kecanggihan itu mengantar kita pada ketakberdayaan planeter menghadapi sebuah makhluk tak kasat mata, yang bernama Virus Corona?
Apa yang salah dengan peradaban kita? Apa yang salah dengan moralitas kita? Apa yang salah dengan ilmu dan teknologi kita? Apakah keadaan alamiah, keadaan tanpa peradaban, menyediakan kesempatan bagi kehidupan yang lebih bahagia?
Buku Wacana tentang Ketaksetaraan karya Rousseau ini, menjawabnya dengan tegas.
“Salah satu dari penyelidikan pada kebebasan dan perbudakan yang paling awal dan paling luar biasa pada abad kedelapan belas adalah Wacana tentang Ketaksetaraan karya Rousseau (1755), yang dalam banyak hal adalah suatu risalah revolusioner.” —Noam Chomsky
1/
Judul: The Social Contract: Prinsip-Prinsip Hak Politik
Pengarang: Jean-Jacques Rousseau
Penerjemah: Slamat P. Sinambela
Penerbit: IRCiSoD
ISBN: 978-634-7157-45-4
Tebal: 236 hlm.
Jenis Cover: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Tahun: 2025 (September)
Ukuran: 14x20 (cm)
2/
Judul: Discourse On The Origin Of Inequality: Wacana Tentang Ketaksetaraan
Pengarang: J.J. Rousseau
Penerjemah: Saut Pasaribu
Penerbit: IRCiSoD
ISBN: 978-634-7157-25-6
Tebal: 172 hlm.
Jenis Cover: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Tahun: 2025 (April)
Ukuran: 14x20 (cm)
Sinopsis The Social Contract
Jean-Jacques Rousseau mengajak kita menelusuri kembali fondasi masyarakat dan otoritas politik. Dengan argumen yang tajam dan provokatif, Rousseau membuka mata kita tentang kehendak umum dan bagaimana kedaulatan rakyat menjadi kunci kebebasan sejati, bukan hanya ilusi.
Buku ini bukan sekadar risalah politik, melainkan refleksi tentang dilema antara kebebasan individu dan tuntutan sosial. Rousseau menawarkan konsep filsafat politik tentang bagaimana sebuah negara bisa menjadi wadah bagi warga negara yang benar-benar bebas, yang mematuhi hukum karena hukum itu adalah manifestasi dari kehendak mereka sendiri.
Dari konsep pemerintahan yang ideal hingga pertanyaan tentang keadilan dan hak, setiap halaman buku ini mengajak kita berpikir kritis dan menantang asumsi kita tentang kekuasaan. Selami pemikiran revolusioner Jean-Jacques Rousseau dan terjawablah mengapa karyanya tetap relevan hingga kini dalam membentuk pemahaman kita tentang negara, warga negara, dan arti sejati dari sebuah kontrak sosial.
*
Sinopsis Discourse On The Origin Of Inequality
Kecanggihan peradaban kita masa kini, telah membuat manusia menjadi seperti dewa yang bisa mengutak-atik bumi dan segala isinya. Namun, apakah dengan itu kehidupan di bumi ini terasa semakin lebih nyaman dan bahagia? Apakah kecanggihan peradaban kita telah memakmurkan para penghuni planet ini? Kalau, ya, mengapa manusia yang hidup melarat di muka bumi ini semakin membludak, sementara segelintir elite bisa memiliki lebih dari separuh kekayaan manusia di planet ini? Mengapa ilmu dan teknologi canggih itu membawa planet ini ke ambang kerusakan yang tidak terpulihkan? Mengapa, misalnya, kecanggihan itu mengantar kita pada ketakberdayaan planeter menghadapi sebuah makhluk tak kasat mata, yang bernama Virus Corona?
Apa yang salah dengan peradaban kita? Apa yang salah dengan moralitas kita? Apa yang salah dengan ilmu dan teknologi kita? Apakah keadaan alamiah, keadaan tanpa peradaban, menyediakan kesempatan bagi kehidupan yang lebih bahagia?
Buku Wacana tentang Ketaksetaraan karya Rousseau ini, menjawabnya dengan tegas.
“Salah satu dari penyelidikan pada kebebasan dan perbudakan yang paling awal dan paling luar biasa pada abad kedelapan belas adalah Wacana tentang Ketaksetaraan karya Rousseau (1755), yang dalam banyak hal adalah suatu risalah revolusioner.” —Noam Chomsky
Ada masalah dengan produk ini?
ULASAN PEMBELI

Belum ada ulasan untuk produk ini
Beli produk ini dan jadilah yang pertama memberikan ulasan