Atur jumlah dan catatan
Stok Total: 12
Subtotal
Rp112.000
Buku Adhesi
Rp112.000
- Kondisi: Baru
- Min. Pemesanan: 1 Buah
- Etalase: NOVEL & KOMIK
Jakarta, kota dengan banyak hal kelam yang diharapkan hilang dan tenggelam. Setidaknya, itulah harapan Xavera Gaurika Putri, perempuan berumur 18 tahun yang harus meninggalkan kota ini, tiga tahun lalu. Meninggalkan suatu tempat karena sebuah paksaan bukanlah memori yang baik untuk dikenang. Setiap kali mengingat momen itu, rasa sesak akan selalu berdatangan dan memenuhi bagian dadanya. Seolah ada parasit yang dengan gesit menghancurkan sisa sisa bagian dirinya yang rumpang.
Awalnya, Xavera pikir, kembali ke Jakarta adalah pilihan yang salah. Sebab sudah pasti akan menimbulkan banyak gejolak rasa. Akan tetapi, saat menginjakkan kaki di Bandara Soekarno-Hatta, ternyata tidak seburuk yang ia pikirkan. Meskipun untuk beberapa saat, ada perasaan tak karuan karena harus kembali membuka bagian dirinya yang sengaja disembunyikan. Kini tiba saatnya untuk Xavera menyelidiki titik-titik terang kejadian kelam yang pernah menimpanya. Mengupas satu per satu kulit permasalahan untuk membawanya menuju penyelesaian.
Setelah berhasil menemukan koper miliknya, perempuan itu membuka mantel yang dipakai. Suhu Kota Jakarta memang selalu terasa begitu lembab dan panas. Situasi ini begitu berbeda dengan Kota Malibu-tempat Xavera tinggal sebelumnya-yang bersuhu sangat dingin.
Xavera menatap jam tangannya, waktu sudah menunjukkan pukul satu siang. Seharusnya, sudah ada yang menunggunya di depan sana. Oleh karena itu, ia segera menyeret kopernya untuk menuju lobby. Pandangannya berpendar ke arah sekitar.
Awalnya, Xavera pikir, kembali ke Jakarta adalah pilihan yang salah. Sebab sudah pasti akan menimbulkan banyak gejolak rasa. Akan tetapi, saat menginjakkan kaki di Bandara Soekarno-Hatta, ternyata tidak seburuk yang ia pikirkan. Meskipun untuk beberapa saat, ada perasaan tak karuan karena harus kembali membuka bagian dirinya yang sengaja disembunyikan. Kini tiba saatnya untuk Xavera menyelidiki titik-titik terang kejadian kelam yang pernah menimpanya. Mengupas satu per satu kulit permasalahan untuk membawanya menuju penyelesaian.
Setelah berhasil menemukan koper miliknya, perempuan itu membuka mantel yang dipakai. Suhu Kota Jakarta memang selalu terasa begitu lembab dan panas. Situasi ini begitu berbeda dengan Kota Malibu-tempat Xavera tinggal sebelumnya-yang bersuhu sangat dingin.
Xavera menatap jam tangannya, waktu sudah menunjukkan pukul satu siang. Seharusnya, sudah ada yang menunggunya di depan sana. Oleh karena itu, ia segera menyeret kopernya untuk menuju lobby. Pandangannya berpendar ke arah sekitar.
Ada masalah dengan produk ini?
ULASAN PEMBELI

Belum ada ulasan untuk produk ini
Beli produk ini dan jadilah yang pertama memberikan ulasan