Dosis yang disarankan untuk hasil maksimal 12-15ml/Lt air atau 200-250ml per 1 tangki 16 Liter
Isopromina Amonium Glifosat yang diaplikasikan pada gulma akan terjadi penghambatan dalam biosintesa asam amino aromatik yaitu menghambat enzim EPSPS (5-enolpyruvilshikimate-3-phosphate syntase). Pengaruhnya akan terlihat setelah 3-4 hari pada gulma semusim. Pada spesies gulma tertentu terutama yang menahun, translokasinya sangat lambat dan gejala akan tampak dalam 7-9 hari setelah aplikasi. Gejala awal gulma yang disemprot dengan herbisida GRASS-UP 480SL terlihat layu, menguning dan akhirnya mengering dan mati.
Herbisida ini tidak menimbulkan fitotoksik pada tanaman jika digunakan sesuai petunjuk, mudah larut dalam air dan tidak mengganggu peralatan semprot.
Perhatian: untuk melarutkan gunakan air lapang biasa yang tidak mengandung lumpur dan kotoran lainnya. Bila perlu siapkan air satu malam sebelum penyemperotan agar lumpur dan kotoran lainnya mengendap.Isopromina Amonium glifosat akan bereaksi netral bila berikatan dengan air yang mengandung lumpur, sehingga akan mengurangi daya kefektifan produk ini.
Kelas bahaya (WHO) termasuk dalam kelas III (cukup berbahaya) dengan keterangan pernyataan bahaya yaitu “PERHATIAN” dan warna pita piktogram pada label berwarna biru tua
Lakukan penyemprotan pada waktu cuaca cerah dan diperkirakan hujan tidak turun dalam waktu 4-6 jam setelah penyemprotan.