Kategori


    Cari di kategori ini


    Harga

    Brand

    Populer
    {{key}}

    Brand

    Warna

    Lihat Semua Warna

    Ukuran

    Ukuran

    Lokasi

    Populer
    {{key}}

    Lokasi

    Lihat Semua Lokasi

    Dukungan Pengiriman

    Kondisi

    Toko

    Rating

    Umur

    SelesaiFitur Baru: Free ReturnsTemukan beragam pilihan produk Free Returns. Produk dapat diretur secara GRATIS jika berubah pikiran. Pelajari lebih lanjut.
    {{tokopedia.loc('Product List')}} {{pagination.item_start|thousand_separator}} - {{ pagination.item_end|thousand_separator}} {{tokopedia.loc("from")}} {{pagination.total_item|thousand_separator}}
    Urutkan :
    Reputasi:

    {{tokopedia.loc("SEARCH_NOT_FOUND_1")}}

    {{tokopedia.loc("SEARCH_NOT_FOUND_2")}}
    {{model.name}}
    {{model.name}}
    {{model.price}}
    ({{model.count_review}})
     
    {{e.title}}
    Grosir
    • {{wp.quantity_min}} - {{wp.quantity_max}}≥ {{wp.quantity_min}}≥ {{wp.price}}
    PO
      {{ model.shop.city }}
    RSS
    Pengertian Karya Sastra Jenis Roman

    Karya sastra roman merupakan jenis yang menceritakan tentang kehidupan seorang tokoh atau beberapa tokoh mulai dari ia lahir, dewasa, hingga kematiannya. Roman juga dapat didefinisikan sebagai jenis karya sastra yang memberikan urutan kejadian yang bersambung satu sama lain serta menggambarkan pengalaman sang tokoh dalam sebuah situasi ataupun fase kehidupan tertentu. Tak hanya itu, pada roman, penulis acap kali menceritakan kehidupan sang tokoh melalui lahir dan batin, serta menggambarkan seluruh kehidupan sosial tokoh secara detail dan mendalam. Seringkali jenis roman dibuat dalam bentuk fiksi. Sang tokoh dalam kisah roman diletakkan ke dalam sebuah peristiwa hidup yang mungkin saja terjadi di kehidupan nyata atau mungkin tidak bisa menjadi nyata, namun hal ini tetap berbeda dengan jenis karya fantasi. Berbeda dengan novel biasa, karya roman menawarkan alur dan peristiwa yang lebih detail melebihi kisah di novel.

    Perbedaan Mendasar Roman dan Novel

    Seringkali kita salah kaprah karena menganggap roman dan novel adalah sama saja. Padahal, baik roman dan novel memiliki ciri dan jenis yang berbeda. Berikut adalah perbedaan roman dan novel: pertama, roman adalah cerita fiktif yang ditulis dan dijabarkan dengan sangat panjang, detail, hingga karakteristik masing-masing tokohnya terpapar dengan sangat baik. Sedangkan novel ialah cerita yang menyajikan sepotong peristiwa dengan panjang cerita lebih dari cerpen namun lebih pendek dan roman. Dilihat dari segi kedalaman ceritanya, roman menggambarkan problematika kehidupan tokohnya dengan rinci dan mendalam, bahkan tak luput kegelisahan batin yang dialami tokoh pada roman juga terbaca jelas pada cerita. Sebaliknya, dalam novel, karakter tokoh hanya difokuskan pada suatu peristiwa saja dan bagaimana peristiwa tersebut berpengaruh pada karakter tokoh. Tentunya konflik yang terjadi pada roman pun lebih rumit dan lebih panjang hingga dapat saling terkait pada beberapa peristiwa dalam cerita.

    Jenis Roman Berdasarkan Penggambaran Cerita

    Roman sendiri terbagi menjadi beberapa jenis dilihat dari penggambaran utama dalam cerita tersebut. Jenis pertama adalah Figurenroman atau roman tokoh, dimana pada jenis roman ini menitikberatkan pada penggambaran seorang atau beberapa tokoh dalam cerita. Fokus utama dalam cerita roman jenis ini berkisar kepada tokoh-tokoh di dalamya hingga peristiwa-peristiwa penting yang berpengaruh pada tokoh. Selanjutnya adalah Raumroman atau roman dunia, dimana jenis ini lebih fokus pada penggambarakan mengenai sebuah dunia yang penulis ciptakan dalam ceritanya. Tokoh hanya akan menjadi pemeran pembantu dalam membangun cerita pada jenis roman dunia. Kemudian jenis terakhir adalah Handlungsroman atau disebut juga roman tindakan. Pada jenis roman tindakan, cerita difokuskan kepada tingkah laku ataupun suatu tindakan yang dapat berpengaruh pada jalannya cerita. Fokus utama jenis roman tindakan adalah sebuah kejadian atau peristiwa.

    Definisi Roman Jenis Psikologi

    Jika dilihat dari penitikberatan ceritanya, terdapat sebuah jenis roman yaitu roman psikologi. Roman jenis psikologi ini terfokus pada keadaan batin sang tokoh sehingga tingkah laku dan perbuatan sang tokoh tidak terlalu banyak diulas. Penulis akan dengan senang hati menggambarkan kejiwaan dan karakter manusia melalui tokoh roman buatannya. Dimulai dari perjalanan hidup, keadaan kejiwaan sang tokoh, serta perilakunya berdasarkan aspek psikologis atau hal-hal terkait pada emosi dan psikis seorang manusia. Salah satu roman Indonesia bersejarah yang masuk ke dalam jenis roman psikologi adalah roman Atheis karya Achadiat Karta Miharja. Dimana pada roman jenis ini, pemikiran dan tanggapan tokoh utama digambarkan secara jelas oleh penulis. Bahkan penulis pun tak ragu membedah pemikiran dan perkembangan jiwa serta segala konflik batin tokoh yang bisa jadi terjadi di kehidupan nyata pembaca roman.