Cari di kategori ini


    Harga

    Brand

    Populer
    {{key}}

    Brand

    Warna

    Lihat Semua Warna

    Ukuran

    Ukuran

    Lokasi

    Populer
    {{key}}

    Lokasi

    Lihat Semua Lokasi

    Dukungan Pengiriman

    Kondisi

    Toko

    Rating

    Umur

    SelesaiFitur Baru: Free ReturnsTemukan beragam pilihan produk Free Returns. Produk dapat diretur secara GRATIS jika berubah pikiran. Pelajari lebih lanjut.
    {{tokopedia.loc('Product List')}} {{pagination.item_start|thousand_separator}} - {{ pagination.item_end|thousand_separator}} {{tokopedia.loc("from")}} {{pagination.total_item|thousand_separator}}
    Urutkan :
    Reputasi:

    {{tokopedia.loc("SEARCH_NOT_FOUND_1")}}

    {{tokopedia.loc("SEARCH_NOT_FOUND_2")}}
    {{model.name}}
    {{model.name}}
    {{model.price}}
    ({{model.count_review}})
     
    {{e.title}}
    Grosir
    • {{wp.quantity_min}} - {{wp.quantity_max}}≥ {{wp.quantity_min}}≥ {{wp.price}}
    PO
      {{ model.shop.city }}

    Kategori Lainnya di Bumbu & Bahan Dasar

    RSS
    Kenali Bahan Pembuatnya dan Rasakan Manfaat Minyak Sayur untuk Anda

    Minyak sayur atau vegetable oil merupakan produk minyak tumbuhan atau minyak nabati. Minyak sayur yang paling populer adalah minyak kelapa sawit. Padahal minyak sayur juga dapat dihasilkan dari pemrosesan buah atau biji-bijian lainnya, seperti biji canola, kedelai, dan jagung. Minyak sayur dibuat melalui proses yang disebut dengan ekstraksi solvent. Proses ini digunakan agar menghasilkan minyak yang semurni mungkin. Hasil prosesnya tidak akan meninggalkan rasa dan bau tanaman aslinya, serta hampir tanpa warna. Banyak orang menganggap minyak sayur ini memiliki efek buruk terhadap kesehatan, seperti menyebabkan gangguan jantung dan meningkatkan kadar kolesterol darah. Pendapat tersebut tidak sepenuhnya benar. Untuk menjaga kadar kolesterol darah, pilihlah minyak sayur yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal. Dengan mengenali jenis-jenis minyak sayur yang ada di pasaran, Anda dapat menghindari risiko tersebut dan tetap mengambil manfaat minyak sayur.

    Antara Minyak Jagung dan Canola, Mana Minyak Goreng Paling Sehat?

    Selain minyak dari kelapa, ada beragam jenis minyak lainnya yang dapat dipakai untuk memasak, seperti contohnya minyak zaitun atau olive oil, minyak jagung dan minyak canola. Manakah minyak goreng yang paling sehat? Salah satu kriteria minyak goreng yang baik adalah persentase kandungan lemak jenuhnya lebih sedikit dibandingkan lemak tak jenuh di dalam komposisi minyak tersebut. Berdasarkan kandungannya, minyak jagung dan minyak canola termasuk ke dalam kategori minyak yang sehat. Minyak jagung memiliki kandungan asam lemak jenuh yang relatif rendah dan kandungan asam lemak tak jenuh yang tinggi. Minyak jagung juga memiliki aroma khas yang akan memberi cita rasa khusus pada masakan. Sedangkan dari segi kandungan, minyak canola memiliki kandungan asam lemak tak jenuh ganda atau omega-3 yang paling tinggi di antara minyak lainnya. Sehingga meski keduanya dianggap sehat, minyak canola merupakan alternatif minyak yang lebih sehat dibandingkan minyak jagung.

    Mengenal Berbagai Jenis Minyak untuk Memasak

    Apakah Anda suka memasak? Tentu bukan hal asing lagi jika minyak adalah salah satu bahan yang harus selalu ada di dapur. Hampir setiap orang pernah memasak menggunakan minyak sayur. Tetapi tahukah Anda bahwa ada berbagai jenis minyak lain dengan kegunaan beragam yang dapat Anda gunakan untuk memasak? Minyak sayur biasanya digunakan untuk menggoreng dan menumis. Sedangkan untuk menambah cita rasa masakan, Anda dapat menggunakan minyak wijen atau minyak samin. Ada pula minyak yang digunakan sebagai dressing salad, campuran pada masakan tertentu atau kebutuhan khusus lainnya seperti minyak biji bunga matahari, minyak kacang, dan minyak mustard. Beberapa jenis minyak yang disebutkan di atas memang memiliki kandungan asam lemak jenuh yang rendah, bahkan memiliki manfaat untuk kesehatan Anda. Namun, Anda tetap harus membatasi asupan minyak dan memperbanyak makan-makanan sehat seperti buah-buahan dan sayuran.

    Minyak Goreng Non Kolesterol Lebih Baik: Mitos atau Fakta?

    Pernah mendengar iklan minyak goreng non kolesterol? Benarkah minyak goreng dengan label non kolesterol lebih baik untuk kesehatan dibandingkan minyak goreng lainnya? Nyatanya semua minyak goreng memang tidak mengandung kolesterol karena dihasilkan dari bahan nabati. Anda jangan tertipu dengan label non kolesterol yang ada pada kemasan minyak goreng dan menyatakan produk minyaknya lebih baik. Justru yang harus diperhatikan saat memilih minyak goreng adalah kandungan minyak jenuh dan tak jenuhnya. Selain kandungannya, cara memakai minyak goreng juga menentukan sehat atau tidaknya masakan Anda. Minyak goreng yang dipakai berkali-kali dalam suhu yang tinggi juga akan kehilangan vitamin dan mineral yang terkandung di dalamnya. Sehingga tidak memberi nutrisi apa-apa bagi tubuh Anda. Jika ingin menghindari lemak jahat sepenuhnya, sebenarnya cara yang terbaik adalah mulai mengubah gaya hidup dan cara memasak digoreng menjadi direbus atau dikukus.