Atur jumlah dan catatan
Stok Total: Sisa 2
Subtotal
Rp88.000
MINYAK BIJI KARET: Sebagai Aditif Biodiesel CPO
Rp88.000
Biodiesel minyak sawit (CPO) memiliki peluang yang besar untuk dijadikan sebagai komoditi ekspor Indonesia. Namun, biodiesel tersebut memiliki titik tuang yang tinggi sehingga dapat menimbulkan masalah apabila digunakan pada suhu rendah, terjadi penyumbatan filter dan saluran bahan bakar pada mesin pengguna. Hal ini akan membatasi potensi biodiesel CPO untuk diekspor ke negara-negara beriklim dingin seperti negara Eropa, Amerika, sebagian negara Asia dan lain sebagainya. Oleh karena itu upaya penurunan titik tuang biodiesel ini perlu dilakukan, Salah satu cara untuk menurunkan titik tuang tersebut adalah dengan menambahkan aditif penurun titik tuang. Kandungan minyak biji karet adalah sebesar 45-50% dengan komposisi minyak biji karet terdiri dari asam lemak jenuh ; asam asam stearat 8,7 %, asam palmitat 10,2% dan asam lemak tak jenuh ; asam oleat 24,6% ; asam linoleat 39,6% ; linolenat 16,3%. Kandungan asam lemak tak jenuhnya yang tinggi menyebabkan rendahnya titik tuang minyak biji karet tersebut sehingga bisa disintesis menjadi bioaditif penurun titik tuang biodiesel CPO. Disamping melimpahnya bahan baku untuk pembuatan aditif ini, biji karet dapat diperbaharui dan ramah lingkungan sehingga menjadikan hasil samping perkebunan karet ini lebih bernilai tinggi secara ekonomi.
Ada masalah dengan produk ini?
ULASAN PEMBELI

Belum ada ulasan untuk produk ini
Beli produk ini dan jadilah yang pertama memberikan ulasan