Voltaren SR digunakan untuk mengobati osteoarthrosis (kondisi di mana sendi terasa nyeri akibat inflamasi ringan yang timbul karena gesekan ujung-ujung tulang penyusun sendi), inflamasi (peradangan) degeneratif berupa rematik (peradangan kronis pada sendi yang menyebabkan rasa sakit, bengkak dan kaku pada persendian), spondylarthritis ( rematik yang mempengaruhi tulang belakang, persendian, dan enthesis (tempat masuknya ligamen, tendon, atau kapsul artikular ke dalam tulang, misalnya Achilles tendonitis, plantar fasciitis), sindrom pada tulang belakang, gout akut (asam urat).
Indikasi Umum:
Terapi awal untuk membantu mengobati rematik yang disertai inflamasi dan degeneratif (artritis rematoid, ankylosing spondylitis, osteoartritis dan spondilartritis), sindroma nyeri dan kolumna vertebralis, rematik non-artikular, serangan akut dari gout, nyeri pascabedah.
Komposisi:
Natirum diklofenak 75 mg.
Dosis:
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.
1-2 tablet/hari.
Aturan Pakai:
Dikonsumsi sesudah makan.
Perhatian:
Pasien penderita penyakit gangguan saluran pencernaan. Pasien penderita asma. Pasien yang mengalami kerusakan fungsi hati, ginjal, dan jantung. Pasien lanjut usia. Pasien yang sedang terapi mengonsumsi obat diuretik. Pasien yang menggunakan obat ini dalam jangka panjang. Wanita hamil dan ibu menyusui. Pasien yang memiliki gangguan pada darah.
Kontra Indikasi:
Pasien yang memiliki luka pada saluran pencernaan.
Efek Samping:
Efek samping yang mungkin terjadi dalam penggunaan obat adalah : Retensi Na dan cairan, edema, hipertensi, kelainan fungsi hati (misalnya peningkatan hati, transaminase, kadar enzim), anemia, diskrasia darah berat yang jarang (misalnya agranulositosis, trombositopenia, anemia aplastik), risiko hiperkalemia; keratitis (oftalmik).
Golongan Produk:
Obat Keras (Merah)
Kemasan:
1 Strip @ 10 Tablet
Manufaktur:
Novartis Indonesia
No. Registrasi:
BPOM: DKL9930409514B1