Belerang / Sulfur Murni 99,9% (tekstur dan warnanya yang cerah tidak tercampur bahan lain), Jika dibakar maka akan menghasilkan api berwarna biru (ciri- ciri Sulfur murni) dan mengeluarkan aroma khas sulfur yg menyengat. Dapat digunakan tanpa harus ditumbuk terlebih dahulu.
Unsur alami dalam belerang dapat bereaksi dengan unsur lain dan membentuk senyawa. Unsur sulfur ini juga mengandung zat anti-bakterial dan anti-inflmasi, sehingga sangat baik untuk kesehatan kulit. Sulfur atau Belerang memiliki sifat yang menyebabkan kulit kering dan mengelupas, itulah kenapa sulfur memudahkan untuk membersihkan minyak berlebih dan kotoran serta bakteri yang menempel penyebab utama jerawat, serta menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit yang umum terjadi khususnya di indonesia seperti panu, kadas, kurap dan kutu air, hingga eksim.
Fisik : kandungan 99.9%
Mesh : 325
Netto : 250 gram
Kemasan : standing pouch bening
Manfaat Belerang:
- Penyakit kulit seperti gatal-gatal, alergi, jerawat, kadas, kurap, panu, eksim, ketombe, jamur kulit dan penyakit kulit lainnya yang disebabkan oleh bakteri.
- Untuk kecantikan biasanya digunakan untuk campuran kosmetik cream pemutih dan perawatan wajah dan tubuh.
- Meredakan pegal, nyeri, asam urat dengan merendam kaki ke dalam campuran belerang yang dilarutkan ke dalam air hangat.
- Untuk pupuk dapat menyuburkan tanah sebelum proses penanaman bibit.
- Memberikan unsur hara langsung pada tanaman.
- Memberikan unsur hara secara tidak langsung dalam proses perbaikan tanah alkalis (basa).
- Meningkatkan efisiensi penggunaan unsur hara lainnya misal nitrogen dan fosfor.
- Memperbaiki tingkat keasaman pada tanah sehingga tanaman bisa tumbuh subur.
- Penggunaan belerang yang memperbaiki tingkat keasaman tanah, menjaga kualitas, hingga akhirnya mempercepat pertumbuhan tanaman ikut menjaga lingkungan tetap lestari.
- Dapat digunakan untuk mengusir ular, tikus ataupun hewan merugikan dan berbahaya lainnya dengan menaburkan bubuk belerang di sekitar rumah.
- Berguna untuk produksi baterai.
- Pembuatan kertas dengan memutihkan serat kayu.
- Memberikan panas maksimal seperti timah dan minyak bumi.
Cara Penggunaan
UNTUK MASALAH KULIT:
1. Campur bubuk belerang dengan air / air perasan jeruk nipis / dengan minyak kelapa dengan perbandingan 1:1
2. Aduk hingga tercampur secara merata.
3. Oleskan di bagian kulit yang bermasalah / jerawat / panu / gatal-gatal dan penyakit kulit lainnya.
4. Hindari bagian bagian mata, hidung bagian dalam dan mulut, bibir, dan area kulit yang pecah-pecah untuk menghindari iritasi berlebih. Cuci segera dengan air bersih jika area tersebut terkena kontak dengan belerang.
5. Biarkan selama 15-20 menit hingga belerang mengering agar bekerja maksimal.
6. Bilas dengan air hingga bersih.
UNTUK RENDAMAN KAKI:
1. Siapkan belerang bubuk.
2. Kemudian siapkan air hangat untuk merendam bagian kaki yang kasar.
3. Tambahkan belerang bubuk ke dalam air hangat lalu aduk hingga tercampur rata.
4. Rendam kaki pada ember sekitar 15 hingga 30 menit lakukan hal tersebut secara rutin minimal seminggu 2 kali.
UNTUK PUPUK DAN PERAWATAN TANAMAN:
1. Melarutkan belerang dengan air agar gampang diresap oleh tanaman dan bisa dipakai untuk penyemprotan daun secara detail. Semprot dengan penekanan rendah dianjurkan untuk menghambat kerusakan pada daun dan dilakukan secara periodik.
2. Beberapa petani memilih untuk mengombinasikan belerang dengan bahan lain, seperti minyak neem atau ekstrak bawang putih. Penggabungan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas belerang dalam mengendalikan penyakit dan hama. Namun, perlu diperhatikan bahwa tidak semua kombinasi bahan aman dan efektif, sehingga konsultasi dengan ahli pertanian disarankan sebelum mencoba campuran tertentu.
3. Sebelum melakukan aplikasi belerang pada seluruh tanaman, lakukan uji coba terlebih dahulu pada sebagian kecil tanaman. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada reaksi negatif atau kerusakan pada tanaman sebagai respons terhadap belerang. Uji coba kecil dapat membantu menentukan apakah tanaman Anda sensitif terhadap belerang atau tidak.
PERHATIAN:
Penggunaan belerang dapat menyebabkan beberapa efek samping seperti, sensasi terbakar dan tersengat, gatal dan kemerahan, kulit kering, kulit mengelupas serta iritasi pada kulit. Kebanyakan dari efek samping tersebut jarang terjadi dan tidak memerlukan pengobatan tambahan. Namun, penting untuk berkonsultasi dengan dokter jika memiliki masalah apapun setelah menggunakan belerang walaupun kemungkinan terjadinya efek samping yang serius sangat kecil.