Deskripsi “Nin, lo nggak kurang apa-apa, kok. Lo cantik, banget malah.” “Tapi Mas Can nggak suka,” lirih Nindy. “Percuma kalau Mas Can nggak suka.” Nindy terlanjur jatuh suka. Sejak wawancara singkatnya dengan sang manajer kafe Idaman, hari-harinya sebagai seorang barista bertambah misi—untuk menaklukkan hati seorang Abraham Candra. Itu bukanlah misi yang mudah, karena ruang dalam hati Bram terisi oleh gadis lain yang tidak ingin pria itu lepaskan. Di sisi lain, Nindy adalah seseorang yang gigih. Gadis itu terus melaju dan tidak kenal lelah. Namun, sejauh mana kah Nindy mampu bertahan? Sampai kapan kah Bram akan terus menggenggam erat sang pengisi hati itu?