ata-rata kedai kopi menawarkan menu yang sama dengan kedai kopi yang lainnya, namun yang menjadi pembedanya adalah cita rasa dari espresso base yang di buat dengan menggunakan kopi house blend racikan kedai kopi tersebut.
Kopi house blend atau yang lebih kita kenal dengan kopi blend adalah campuran dari 2 hingga 4 macam varian kopi. Rasio perbandingan campuran masing-maisng kopi tergantung dari cita rasa yang diinginkan. Semakin banyak jenis kopi yang di campur, maka semakin kompleks juga aroma dan cita rasa kopi yang dihasilkan.
House blend adalah signature menu kopi yang menjadi ciri khas sebuah kedai kopi yang tidak akan anda jumpai di kedai kopi lain, atau dengan kata lain house blend adalah identitas bagi sebuah kedai kopi.
Kopi house blend dibuat untuk mendapatkan keseimbangan rasa pada secangkir espresso, karena jika menggunakan satu origin kopi saja tidak akan menghasilkan karakterisitik cita rasa yang diinginkan.
Untuk membuat house blend, roaster / pemilik kedai kopi harus memahami karakter masing-masing kopi untuk dapat menyesuaikan karakter rasa yang ingin dihasilkan, seperti dari aroma kopi sebelum diseduh, aroma setelah diseduh, body, dan rasa lainnya yang menjadi identitas kopi.
Ada dua pendapat mengenai cara pembuatan kopi house blend. Pendapat pertama menyebutkan bahwa blending dilakukan sebelum roasting. Cara ini dipercaya bisa menghasilkan rasa yang unik secara bersamaan.
Pendapat kedua adalah blending yang dilakukan setelah proses roasting per origin. Beberapa orang menganggap bahwa setiap origin punya karakter yang berbeda ketika di-roasting secara bersamaan. Dengan me-roasting-nya sendiri-sendiri sebelum di-blend, maka rasa kopinya akan maksimal.
Sebenarnya tidak ada yang paling benar di antara kedua pendapat tersebut. Masing-masing roaster punya metode dan kemampuan tersendiri untuk memunculkan cita rasa khasnya.