Cerpen adalah sebagian jawaban dari para pengaranguntuk tetap kritis dalam menyikapi setiap realitas di sekitar hidup kita. Realitas politik, yang telah menjadi isu utama selama bertahun-tahun di negeri ini, senantiasa biaskepentingan. Apalagi kemudian ditumpangi oleh keinginanuntuk berkuasa, ia akan menjadli semakin "serakah" dan"menghalalkan" segala cara.Cerpen-cerpen dalam buku ini, termasuk cerpen-cerpen yang dimuat Kompas selama tahun 2021, merupakan pantulan dari pengalaman-pengalaman terpilih, yang sering kali membuat kita terperangah. Institusi agama yang selalu “dekat” dengan moralitas ketuhanan, ternyata menjadi episentrum dari kelahiran masyarakat hipokrit. Terciptalah kemudian peristiwa-peristiwa di luar nalar seperti: pembataian tahun 1965; pembunuhan atau bunuh diri; ketidakmampuan melawan mitos; ketakberdayaan yang melahirkan kenekatan; serta kekolotan menghadapi gempuran modernisme.Barangkali simpul-simpul tematik semacam ini akan senantiasa menarik dan menantang untuk terus dieksplorasi oleh para pengarang. Hal terpenting untuk dicatat, fiksi memiliki peran penting menjadi pelita penerang jalan, ketika hidup masyarakat dipenuhi oleh kegelapan. Dan cerpen-cerpen dalam buku ini, berhasrat besar menjadi bagian penting dari niatan itu.Judul : Keluarga Kudus: Cerpen Pilihan Kompas 2021Penulis : Lina PW, Martin Aleida, Mashdar Zainal, Zaidinoor, Naning Scheid, Sunlie Thomas Alexander, Teguh Affandi, Ramayda Akmal, Yetti A.KA, T Apus Khalidir, Rizgi Turama, Atta Verin, Damhuri Muhammad, Budi Darma, Risda Nur Widia, Mahwi Air Tawar, AM Lilik Agung, Raudal Tanjung Banua, Aluridha, Gde Aryantha Soethama, Novka Kuaranita, Silvester Petara HuritUkuran : 14 x 21 cmHalaman : 232 hlmISBN : 9786233465861