Cari di kategori ini


    Harga

    Brand

    Populer
    {{key}}

    Brand

    Warna

    Lihat Semua Warna

    Ukuran

    Ukuran

    Lokasi

    Populer
    {{key}}

    Lokasi

    Lihat Semua Lokasi

    Dukungan Pengiriman

    Kondisi

    Toko

    Rating

    Umur

    SelesaiFitur Baru: Free ReturnsTemukan beragam pilihan produk Free Returns. Produk dapat diretur secara GRATIS jika berubah pikiran. Pelajari lebih lanjut.
    {{tokopedia.loc('Product List')}} {{pagination.item_start|thousand_separator}} - {{ pagination.item_end|thousand_separator}} {{tokopedia.loc("from")}} {{pagination.total_item|thousand_separator}}
    Urutkan :
    Reputasi:

    {{tokopedia.loc("SEARCH_NOT_FOUND_1")}}

    {{tokopedia.loc("SEARCH_NOT_FOUND_2")}}
    {{model.name}}
    {{model.name}}
    {{model.price}}
    ({{model.count_review}})
     
    {{e.title}}
    Grosir
    • {{wp.quantity_min}} - {{wp.quantity_max}}≥ {{wp.quantity_min}}≥ {{wp.price}}
    PO
      {{ model.shop.city }}
    RSS
    Mengatasi Masalah Termometer Digital yang Rusak, Apa yang Dilakukan?

    Dibandingkan dengan termometer air raksa, termometer digital dinilai lebih unggul karena lebih mudah digunakan serta tingkat akurasinya yang lebih baik. Akan tetapi, apabila termometer digital Anda mengalami kerusakan, apa yang harus Anda perbuat? Untuk mengecek kerusakan pada termometer digital, pertama kali hal yang harus Anda lakukan adalah memeriksa daya baterai. Karena mungkin saja jika termometer digital tersebut tidak bekerja karena baterai yang harus diganti. Selain itu, masalah umum lainnya adalah hilangnya gambar display pada termometer atau masuknya embun pada termometer yang mengganggu sistem kerja termometer digital. Sehingga, pada akhirnya Anda tidak bisa membaca suhu dengan jelas. Jika hal ini terjadi, maka sebaiknya jangan dikocok-kocok dan biarkan pada tempat yang bersuhu panas dan kering. Setelah itu, dijamin embun akan hilang dan termometer digital Anda dapat digunakan kembali.

    Waspada Penyakit Si Kecil dengan Pengecekan Rutin via Termometer Bayi

    Di tengah cuaca yang tidak menentu, si kecil akan rentan terhadap serangan berbagai kuman penyakit. Maka dari itu, Anda sebagai orang tua harus selalu mewaspadainya dengan mengenali gejala-gejala sebelum datangnya penyakit betulan yang menimpa. Salah satu gejala yang seringkali mendera si kecil adalah dengan tingkat suhu badan yang tinggi atau dikenal dengan demam. Normalnya, suhu badan si kecil akan berada pada kisaran 36 hingga 37 derajat celcius. Jika saat Anda mengukur menggunakan termometer bayi dan menemukan bahwa suhunya telah mencapai 38 derajat celcius, maka Anda perlu mewaspadai dan cepat tanggap untuk memberikan tindakan pengobatan. Khusus untuk bayi yang berada pada umur 3 sampai 6 bulan, jika termometer bayi menunjukkan angka tersebut, sebaiknya Anda segera memeriksa dan mengkonsultasikan keadaan si kecil kepada dokter. Hal ini untuk mencegah adanya potensi penyakit lainnya atau mengenali gejala lain sehingga mendapatkan penanganan yang tepat.

    Beberapa Penyebab Tidak Akuratnya Angka pada Termometer Suhu Badan

    Untuk mengukur suhu tubuh dengan mudah dan akurat, biasanya orang-orang akan mengandalkan termometer suhu badan. Akan tetapi, terkadang beberapa orang masih menemukan ketidaksesuaian kondisi badan dengan hasil yang ditunjukkan pada termometer suhu badan. Mengapa bisa seperti itu? Ada beberapa indikasi penyebab ketidakakuratan ini. Beberapa diantaranya antara lain adalah apabila Anda tidak memposisikan termometer suhu badan pada area yang tepat. Yang mana posisi tentu akan menentukan hasil. Setelah itu, ketidaksesuaian hasil juga bisa terjadi jika Anda terlalu cepat mengangkat termometer suhu badan padahal alat belum bekerja secara sempurna. Jangan lupakan soal daya baterai, mungkin saja termometer suhu badan tidak bekerja karena daya baterai yang sudah perlu diganti. Selain ketiganya, masih banyak lagi alasan yang lainnya. Namun, hal tersebut masih bisa dihindari dengan membaca petunjuk dengan cermat.

    Cara Kerja Termometer Telinga, Praktis dan Mudah untuk Semua Usia

    Untuk memenuhi kebutuhan konsumen, proses mengukur suhu badan pun sekarang lebih mudah dengan adanya teknologi termometer yang terbarukan. Tidak hanya terpaku dengan termometer air raksa, kini termometer modern pun memiliki beragam jenis yang disesuaikan pada kebutuhan. Beberapa jenis termometer modern diantaranya adalah termometer telinga, termometer elektronik, termometer dahi, termometer arteri temporal, termometer sekali pakai, serta termometer dot bayi yang berbentuk dot hanya bisa mengukur suhu saat dot dihisap oleh bayi. Namun, sesi ini khusus membahas termometer telinga. Sesuai dengan namanya, termometer telinga mempunyai desain yang berbentuk kerucut kecil dan diperuntukkan untuk penggunaan pada daun telinga Anda. Setelah didiamkan dalam beberapa lama pada daun telinga Anda, maka hasil dalam bentuk angka akan ditampilkan pada layar digital dalam hitungan detik. Tentu lebih praktis dan mudah bukan?