Kategori


    Cari di kategori ini


    Harga

    Brand

    Populer
    {{key}}

    Brand

    Warna

    Lihat Semua Warna

    Ukuran

    Ukuran

    Lokasi

    Populer
    {{key}}

    Lokasi

    Lihat Semua Lokasi

    Dukungan Pengiriman

    Kondisi

    Toko

    Rating

    Umur

    SelesaiFitur Baru: Free ReturnsTemukan beragam pilihan produk Free Returns. Produk dapat diretur secara GRATIS jika berubah pikiran. Pelajari lebih lanjut.
    {{tokopedia.loc('Product List')}} {{pagination.item_start|thousand_separator}} - {{ pagination.item_end|thousand_separator}} {{tokopedia.loc("from")}} {{pagination.total_item|thousand_separator}}
    Urutkan :
    Reputasi:

    {{tokopedia.loc("SEARCH_NOT_FOUND_1")}}

    {{tokopedia.loc("SEARCH_NOT_FOUND_2")}}
    {{model.name}}
    {{model.name}}
    {{model.price}}
    ({{model.count_review}})
     
    {{e.title}}
    Grosir
    • {{wp.quantity_min}} - {{wp.quantity_max}}≥ {{wp.quantity_min}}≥ {{wp.price}}
    PO
      {{ model.shop.city }}
    RSS
    Kisah Dibalik Bentuk Helm Sepeda yang Ringan dan Banyak Lubang

    Bukan tanpa alasan helm sepeda memiliki bentuk unik dengan banyak lubang-lubang dan berbobot ringan. Pada awalnya, di tahun 1970, model kulit hairnet menjadi populer sebagai helm sepeda karena mempunyai perlindungan dari goresan dan luka ringan. Selama tahun tersebut, helm sepeda tidak memiliki standar sesuai hingga di tahun 1983, sebuah perusahaan menciptakan inovasi helm plastik dengan sedikit ventilasi yang pertama untuk balap sepeda. Standar helm tersebut mulai disempurnakan di tahun 1990, dimana perusahaan teknik konstruksi menemukan cetakan microshell, yang memungkinkan ventilasi udara lebih besar dan bentuk helm yang lebih kompleks dengan cangkang yang lebih keras agar aman digunakan. Di awal 2000an, helm sepeda semakin sempurna dengan penambahan bantalan yang menyesuaikan anatomi kepala pengendara sepeda. Hingga saat ini perkembangan helm sepeda sudah ada di tahap penggunaan serat karbon untuk perlindungan kepala yang lebih kuat dan aman.

    Jangan Remehkan Pentingnya Memakai Helm Sepeda

    Hampir sama dengan fungsi helm berkendara lainnya, helm sepeda berfungsi sebagai alat pelindung kepala dari bahaya cedera dan benturan keras yang dapat membahayakan kepala. Namun sayang sekali, saat ini masih banyak pengendara sepeda yang mengabaikan pentingnya menggunakan helm sepeda saat bersepeda. Berikut adalah alasan utama kenapa menggunakan helm sepeda sangat penting dan wajib dilakukan bagi pesepeda. Helm sepeda sangat berguna untuk melindungi kepala dari cedera saat terjadi kecelakaan. Bagi pesepeda gunung, helm penting untuk digunakan untuk mencegah bahaya ranting atau dahan pohon yang bisa tiba-tiba terjatuh. Selain itu, helm sepeda dapat menjaga kepala dari cuaca dingin ataupun cuaca ekstrem. Uniknya lagi ventilasi yang terdapat pada helm sepeda juga dapat membantu pesepeda untuk mengayuh sepeda lebih cepat karena gesekan angin yang melalui helm sepeda dapat mendorong pesepeda pula agar maju lebih cepat.

    Jenis-Jenis Helm Sepeda dan Fungsinya

    Terdapat beberapa jenis helm sepeda yang bisa dipilih sesuai dengan medan bersepeda dan juga kebutuhan pengguna sepeda. Jika anda adalah pengendara sepeda gunung, gunakan helm yang menutup kepala secara keseluruhan. Namun jika anda adalah pesepeda downhill, pilihlah helm sepeda full face atau seluruh wajah. Helm aerodinamis digunakan untuk pengguna sepeda di daerah perkotaan, dimana sepeda digunakan secara santai di jalan raya. Helm sepeda aerodinamis ini akan membantu pesepeda untuk mengayuh sepeda lebih ringan dengan lubang-lubang ventilasi yang terletak di tengah helm. Untuk pengendara sepeda BMX, terdapat helm sepeda berjenis full face dan open face. Pesepeda balap BMX akan lebih memilih helm full face untuk perlindungan maksimal, sementara untuk pesepeda BMX pada medan yang datar atau off road akan memilih jenis helm sepeda open face atau skate style. Belilah helm sesuai dengan fungsi dan kegunaan sepeda masing-masing, dan jangan lupa memilih helm sepeda dengan sertifikat CPSC.

    Tips dan Trik Memilih Helm Sepeda

    Perhatikan tips dan trik berikut sebelum membeli helm sepeda. Ukur lingkar kepala dengan pita pengukur karena helm sepeda dengan ukuran yang pas sangat penting untuk keselamatan pesepeda. Ukur lingkar kepala di sekitar satu inchi atau dua setengah sentimeter di atas dahi. Selalu ingat bahwa helm sepeda untuk pria dan wanita mempunyai ukuran yang berbeda. Helm sepeda khusus wanita memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan helm pria. Walaupun terdapat helm dengan ukuran tiga yang seringnya disebut sebagai helm unisex, ada baiknya tetap memilih helm berdasarkan ukuran lingkar kepala sendiri. Tips selanjutnya adalah pastikan helm sepeda bersertifikat CE, Snell, atau CPSC yang merupakan sertifikat keamanan internasional bagi helm. Pilih helm sepeda sesuai dengan aktivitas sepeda yang sering kita lakukan. Kemudian, selalu cek bagian spons atau busa pengaman helm sepeda. Semakin sering helm digunakan maka semakin kempes spons pengganjal tersebut yang mengakibatkan helm menjadi longgar.