Empat Cerita, Empat Penulis, Empat Luka. Ini Tentang Kisah Yang Terlambat Disuratkan, Tentang Mereka Yang Pernah Hampir Bahagia, Tentang Impian Yang Hancur Sebelum Sempat Dibangun, Juga Tentang Pagi Yang Tak Akan Pernah Tiba.Sapta Mesti Menelan Fakta Bahwa Sahabatnya, Tobias, Bunuh Diri. Padahal Tobias Yang Dia Kenal Adalah Sosok Yang Penuh Hidup. Di Dalam Surat-Surat Yang Dia Tinggalkan, Tobias Menuliskan Borok Mengerikan Yang Dia Simpan Rapat-Rapat Dalam Dirinya.Di Kisah Lain, Ayana Melarikan Diri Ke Bandung Setelah Menggugat Cerai Sang Suami Di Hari Ulang Tahun Pernikahan Mereka. Di Sana, Dia Bukannya Menyembuhkan Trauma, Malah Bertemu Ezra, Cinta Pertama Yang Akan Mengonfrontasi Kisah Mereka Di Masa Lalu.Pada Hari Jadi Mereka Yang Ke-8, Nalu Ditinggalkan Kekasihnya, Praya. Kilasan Indah Masa Lalu Tak Sanggup Membuat Keduanya Menyelamatkan Cinta Yang Setengah Mati Diperjuangkan. Praya Pergi, Tanpa Pernah Tahu Apa Yang Sudah Nalu Siapkan Untuk Masa Depan Mereka.Pada Cerita Terakhir, Hana Memberanikan Diri Untuk Duduk Di Depan Kamera, Mengulang Malam Mengerikan Yang Telah Merenggut Bagian Berharga Dari Dirinya, Dan Juga Hidupnya. Hana Tahu, Malam Itu Mungkin Akan Memenjaranya Untuk Waktu Yang Sangat Lama.
Pengarang: Bayu Permana,Flara Deviana,Anundya Frista & Innayah Putri Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Cover Type: Soft Cover Bahasa: Indonesia
Panjang: 20cm Lebar: 14cm Tinggi: 2cm
Silahkan chat kami untuk memastikan ketersediaan varian, warna, motif yg ada atau pertanyaan lainnya. Layanan pengiriman same day & instant max jam 3 sore dan jam buka toko ada di info toko. Ukuran/dimensi yang ditampilkan dalam deskripsi bisa merupakan dimensi produk dengan kemasan atau tanpa kemasan.