• socmed Facebook icon
  • socmed Instagram icon
  • socmed Twitter icon
  • socmed Youtube icon
Tokopedia
Tokopedia Blog - Home
MORE STORIES

Berat Badan Bayi yang Ideal dari Awal Kelahiran hingga 2 Tahun

Share

Berat Badan Bayi yang Ideal dari Awal Kelahiran hingga 2 Tahun

Berat badan bayi menjadi salah satu tolak ukur tumbuh kembangnya. Berikut penjelasan berat badan bayi yang ideal dari awal kelahiran hingga usia 2 tahun.


Satu kekhawatiran yang sering melanda orang tua yang baru memiliki anak adalah memastikan berat badan bayi yang ideal. Sebab hal ini dapat memberi pengaruh terhadap perkembangan si kecil ke depannya. 

Berat badan yang berlebih dapat mengganggu perkembangan saraf motorik pada anak. Sementara, apabila kekurangan berat badan bisa menjadi pertanda kurangnya asupan gizi yang penting bagi kesehatan. 

Pemantauan berat badan bayi dapat dilakukan secara berkala, mulai dari lahir hingga usia 2 tahun agar Bunda bisa mengejar keterlambatan pertumbuhan atau menetralkan percepatan pertumbuhan.

Setelah itu, para Bunda bisa memberikan makanan bergizi, olahraga dan istirahat yang cukup untuk menjaga postur tubuh yang ideal bagi anak.

jual kebutuhan ibu dan anak
Temukan semua kebutuhan ibu dan anak terlengkap dengan harga termurah di sini!

Baca Juga: 10 Fakta Anak Pertama yang Perlu Diketahui Calon Ibu

Tabel Berat Badan Bayi

Umumnya, setiap bayi lahir dengan berat badan yang berbeda-beda, normalnya berkisar antara 2,5 – 4 kg.

Beberapa hari pertama setelah kelahiran, bayi akan mengalami penurunan berat badan. Namun, tepatnya pada hari ke-10 berat badan bayi akan kembali sama seperti saat lahir atau bahkan lebih. 

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) dan American Academy of Pediatrics menyarankan penggunaan grafik WHO untuk anak-anak hingga usia 2 tahun. Berikut rincian data berat badan bayi untuk bayi laki-laki dan perempuan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO):

Age 50th percentile weight for male babies 50th percentile weight for female babies
Birth7.8 lbs. (3.5 kg) 7.5 lbs. (3.4 kg)
0.5 months8.8 lbs. (4.0 kg) 8.4 lbs. (3.8 kg)
1.5 months10.8 lbs. (4.9 kg) 9.9 lbs. (4.5 kg)
2.5 months12.6 lbs. (5.7 kg) 11.5 lbs. (5.2 kg)
3.5 months14.1 lbs. (6.4 kg) 13 lbs. (5.9 kg)
4.5 months15.4 lbs. (7.0 kg) 14.1 lbs. (6.4 kg)
5.5 months16.8 lbs. (7.6 kg) 15.4 lbs. (7.0 kg)
6.5 months18 lbs. (8.2 kg) 16.5 lbs. (7.5 kg)
7.5 months19 lbs. (8.6 kg) 17.4 lbs. (7.9 kg)
8.5 months20.1 lbs. (9.1 kg) 18.3 lbs. (8.3 kg)
9.5 months20.9 lbs. (9.5 kg) 19.2 lbs. (8.7 kg)
10.5 months21.6 lbs. (9.8 kg) 19.8 lbs. (9.0 kg)
11.5 months22.5 lbs. (10.2 kg) 20.7 lbs. (9.4 kg)
12.5 months23.1 lbs. (10.5 kg) 21.4 lbs. (9.7 kg)

Ada beberapa yang dapat memberikan pengaruh besar terhadap berat badan bayi saat mereka lahir, diantaranya adalah:

  • Faktor Waktu Kelahiran: Bayi yang lahir prematur biasanya memiliki berat badan yang lebih kecil dibandingkan yang lahir normal. Sementara bayi yang lahir melewati masa perkiraan memiliki berat badan yang lebih besar.
  • Faktor Pola Hidup Tidak Sehat: Memiliki pola hidup yang tidak sehat selama kehamilan dapat memengaruhi berat badan bayi. Misal, seperti kebiasaan merokok pada ibu hamil biasanya memiliki berat badan bayi yang lebih kecil.
  • Faktor Kurang Nutrisi dan Diabetes: Seorang Ibu yang memiliki penyakit diabetes saat masa kehamilan biasanya melahirkan bayi dengan berat diatas berat badan bayi ideal rata-rata. Selain itu, ibu hamil yang kekurangan nutrisi selama masa kehamilan biasanya memiliki bayi yang lebih kecil. Begitu pula sebaliknya ibu yang mendapatkan asupan berlebih akan cenderung memiliki bayi yang lebih besar.
  • Faktor Keturunan: Berat badan bayi juga bisa dipengaruhi oleh faktor genetik yang diwariskan dari orang tua. 
  • Faktor Jenis Kelamin: Menurut data statistik bayi perempuan memiliki berat badan rata-rata lebih kecil dibandingkan berat badan bayi laki-laki.
  • Faktor Kelahiran Kembar: Bayi yang terlahir tunggal kemungkinan memiliki berat badan yang lebih besar daripada bayi yang lahir kembar. 

baca juga: 10 Obat Diare untuk Ibu Hamil yang Aman untuk Kandungan

Rumus Menghitung Berat Badan Ideal Bayi

berat badan bayi
Sumber Gambar: Baby Gooroo

Selain perlu mengetahui berat badan bayi yang ideal berdasarkan usianya, para Bunda juga perlu mengetahui bagaimana cara menghitung berat badan ideal bayi. Berikut ini beberapa rumus yang bisa digunakan sebagai tolak ukur dalam mengukur berat badan bayi:

  • Usia 3-12 bulan
    (usia bayi dalam bulan + 9) : 2 = BB ideal (dalam kg)
    Contoh:
    Bayi berusia 4 bulan akan memiliki BB ideal sebagai berikut:
    (4 + 9) : 2 = 6.5 kg
  • Usia 1-6 tahun
    (usia bayi dalam tahun x 2) + 8 = BB ideal (dalam kg)
    Contoh:
    Anak berusia 3 tahun akan memiliki BB ideal sebagai berikut:
    (3 x 2) + 8 = 14 kg
  • Usia 7-12 tahun
    (usia bayi dalam tahun x 7 – 5) : 2 = BB ideal (dalam kg)
    Contoh:
    Anak berusia 9 tahun akan memiliki BB ideal sebagai berikut:
    (9 x 7 – 5) : 2 = 29 kg

baca juga: Kebutuhan Asi Bayi untuk Bayi 1 Bulan hingga 1 Tahun

Nah, itu dia berat badan bayi yang ideal dari awal kelahiran hingga 2 tahun. Ketika bayi mengalami kekurangan atau kelebihan berat badan, sebaiknya Bunda tidak perlu merasa khawatir secara berlebihan. Karena pada dasarnya laju pertumbuhan pada setiap bayi memang berbeda-beda. 

Namun, apabila kondisi ini berlangsung cukup lama, sebaiknya Bunda memberikan sumber makanan yang mengandung nutrisi baik.

Atau konsultasikan ke dokter yang nantinya akan memberi saran terkait pola makan dan perbaikan gizi yang dapat dilakukan untuk mencapai berat badan bayi yang ideal.

banner promo susu popok
Dapatkan semua kebutuhan si kecil mulai dari susu hingga popok bayi termurah dan terlengkap hanya di Tokopedia

Penulis: Claudia Angelista

© 2009-2024, PT Tokopedia