The Rise of the Digital Era

454

Jakarta Convention Center,
Panggung Assembly Hall, 21:37 W.I.B.

Terlihat layar besar di sudut kiri dan kanan aula sedang memperlihatkan karya-karya para nominator untuk Corporate Awards kategori E-Commerce. Setelah membacakan nama-nama karya para nominator, Sarah Sechan yang menjadi Master of Ceremony malam itu kemudian bersiap mengumumkan pemenangnya.

Sarah Sechan: “And the winner is…”

3 jam sebelumnya

Saya sedang berdiri mengantri di depan loket registrasi partisipan Bubu Awards v06 Awarding Night. Saat mengantri, saya dihampiri seorang panitia registrasi yang melemparkan senyum dan terjadi percakapan seperti ini:

Panitia: “Silahkan”
Saya: “Halo, saya salah satu finalis untuk malam ini”
Panitia: “Dari mana?”
Saya: “Dari tokopedia”
Panitia: “Oooo dari Tokopedia. Ini William Tanuwijaya ya?”
Saya: “Iya.. Benar, saya William Tanuwijaya”
Panitia: “Saya pikir tadi William itu sudah bapak-bapak loh, taunya masih muda. Tadi malahan pas saya pertama lihat, saya pikir anak SMP loh”
Saya: “…” (cuma sanggup membalas dengan senyuman..)

Apa yang menarik dari percakapan diatas?

Seminggu ini adalah seminggu yang sangat sibuk untuk para pelaku ICT Indonesia, ada Indonesia ICT Award 2009 dan Bubu Awards v06 yang dilangsungkan dalam satu minggu yang sama. Ada conference, workshop, awarding night berlangsung selama hampir satu minggu penuh. Dan kesempatan ini membawa saya berkenalan dengan banyak pelaku ICT Indonesia baik yang sudah menorehkan prestasi luar biasa, hingga wajah-wajah baru yang kebanyakan diantaranya masih muda-muda.

Kumpulan pemuda kreatif Indonesia ini tanpa dikomandoi siapapun, berasal dari tempat dan latar belakang yang berbeda-beda, secara serentak mencoba berkarya dengan kreativitas mereka, membangun sebuah brand, sebuah industri, industri kreatifitas digital.

Ada yang membuat digital magazine, social media, video sharing, e-commerce, dan berbagai bidang industri kreatif lainnya dalam wujud sebuah dot-com. Ini mirip gerakan para pemuda-pemuda di Amerika yang dimulai lebih dari puluhan tahun yang lalu seperti Jerry Yang & David Filo (Yahoo!), Sergey Brin & Larry Page (Google) hingga Mark Zuckerberg (Facebook), Jack Dorsey (Twitter). Nama-nama tersebut berkarya dan membangun industri mereka saat mereka masih dibawah usia 30 tahun. Tentunya, semua hasil yang mereka raih tidak bersifat instant. Ada proses, perjuangan, dedikasi penuh selama bertahun-tahun hingga menuai hasil seperti saat ini.

Jika pemuda-pemuda Indonesia berani memulai seperti apa yang mereka mulai sepuluh tahun yang lalu, harapannya sepuluh tahun ke depan, kita bisa melihat industri top Indonesia tidak hanya lagi dari nama-nama pelaku pasar dari sektor industri manufacturing, energy, sumber daya alam, rokok, kertas, consumer-goods, minyak, media. Tapi sudah akan ada nama-nama baru dari sektor industri kreatifitias digital.

Rasanya tepat jika tahun ini disebut sebagai tahun kebangkitan industri kreatifitas digital Indonesia. Tema “The Rise of Digital Era” yang diusung Bubu Awards v06 dan tema “Kreatifitas Digital Membangun Bangsa” dari Indonesia ICT Award 2009 menjadi semangat kampanye yang sangat tepat.

Jakarta Convention Center,
Panggung Assembly Hall, 21:38 W.I.B.

Tangan saya sedang menggenggam kamera saku digital mengabadikan malam pengumuman tersebut, sedangkan mata saya tenggelam pada layar preview kecil di balik kamera.

Saya mewakili team Tokopedia, datang sebagai finalis malam itu hanya dengan maksud meramaikan suasana, karena tidak mungkin Tokopedia bisa memenangkan penghargaan tahun ini mengingat website tokopedia sebenarnya belum dilaunching untuk umum. Saat disubmit untuk lomba Indonesia ICT Award 2009 maupun Bubu Awards v06, website tokopedia masih dalam bentuk prototype html, kemudian saat penjurian masih dalam tahap demo version, sedangkan saat awarding night masih dalam tahap closed BETA version. Sementara para nominator lainnya adalah mereka-mereka yang sudah eksis sebagai content digital dot-com di tengah para netters Indonesia.

Belum lagi jajaran juri Bubu Awards v06 yang merupakan nama-nama besar dari manca negara, sementara agar hasilnya adil dan tidak bisa direkayasa, kepanitiaan penjurian dikomandani oleh PricewaterhouseCoopers.

Berhasil menjadi salah satu finalis / nominator untuk Indonesia ICT Award 2009 dan Bubu Awards v06 sudah merupakan kebanggaan luar biasa buat team Tokopedia.

Dan ketika Sarah Sechan mengumumkan sang pemenang,

Sarah Sechan: “And the winner is… TOKOPEDIA

Tiba-tiba sekeliling saya bergemuruh, dan saling mengucapkan “Selamat!” sambil mengajak berjabat tangan. Saya panik, tidak siap, dan luar biasa terkejut. Rasanya tidak mungkin, mustahil!

Moral story nya malam itu barangkali adalah, “Tidak ada yang tidak mungkin!” Semuda apapun diri kita, seprematur apapun karya kita, selama kita pupuk dengan penuh dedikasi, semangat, dan kerja keras; pengakuan dan penghargaan akan datang dengan sendirinya.

The Rise of Digital Era telah dimulai. Siapkah kita mengambil bagian didalamnya?

Bagikan Artikel