• socmed Facebook icon
  • socmed Instagram icon
  • socmed Twitter icon
  • socmed Youtube icon
Tokopedia
Tokopedia Blog - Home
MORE STORIES

7 Tips dan Cara Memilih Sepeda Statis untuk Kebutuhan Olahragamu

04 August 2022

Share

7 Tips dan Cara Memilih Sepeda Statis untuk Kebutuhan Olahragamu

Jika belum familiar dengan stationary atau static bike, berikut tips dan cara jitu memilih sepeda statis terbaik agar olahraga di rumah tetap maksimal!


Bersepeda memang menyenangkan. Di tengah kesibukan dan waktu yang terbatas untuk berolahraga kini sudah banyak alat olahraga yang ditawarkan salah satunya sepeda statis.

Dengan jenis dan model yang beragam, terkadang sulit memilih mana yang pas dan sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, kualitas juga penting agar sepeda dapat digunakan dalam jangka waktu lama.

Nah, jangan khawatir karena, Tokopedia akan memberikan tips dan cara memilih sepeda statis terbaik untuk kalian. Simak ulasannya berikut ini!

Baca Juga: Ini Deretan Sepeda Statis yang Cocok Buat Olahraga di Rumah

Tips dan Cara Memilih Sepeda Statis

Sebelum membeli sepeda statis, kamu perlu memerhatikan tips atau cara saat memilih sepeda statis, mulai dari bentuk, fitur, berat, hingga ukuran, agar sesuai dengan kebutuhanmu, Toppers. Simak selengkapnya.

1. Pilih Tipe dan Bentuk yang Sesuai

macam-macam sepeda statis

Sumber Gambar: Fitness Gallery

Sebelum membeli sepeda statis, tentukan tujuan dan sesuaikan dengan tipe mana yang cocok. Sepeda fitness ini sendiri terbagi dalam 4 tipe yang memiliki fungsinya masing-masing. Berikut penjelasannya:

  • Tipe Upright

Tipe ini dapat digunakan seperti bersepeda pada umumnya. Harganya terjangkau dan cocok untuk pemula yang ingin memulai berolahraga menggunakan sepeda statis.

Bagi yang ingin berolahraga berat, tipe ini mungkin bukan pilihan tetapi, tipe upright cocok untuk menurunkan berat badan.

  • Tipe Recumbent

Tempat duduk pada sepeda statis ini memberikan posisi berbaring cocok bagi yang ingin berolahraga dengan nyaman. Tipe ini memberikan beban yang lebih ringan pada pinggang, sehingga bagi yang memiliki masalah nyeri punggung dapat menggunakan tipe recumbent.

Selain itu, sepeda fitness ini lebih stabil dan sering digunakan sebagai rehabilitasi. Akan tetapi, cenderung lebih besar sehingga memakan tempat lebih banyak.

  • Tipe Folding/Upright

Sesuai dengan namanya, tipe ini dapat dilipat dan sangat fleksibel jadi, bisa dibawa kemanapun ketika dibutuhkan. Harganya terjangkau dan strukturnya juga ringan, cocok untuk yang ingin latihan dengan tujuan meningkatkan kesehatan.

  • Tipe Spin Bike

Untuk yang satu ini, merupakan tipe sepeda statis dengan beban yang lebih berat sehingga, digunakan untuk latihan yang lebih berat. Memiliki roda yang lebih besar dan berat, memberikan beban yang lebih berat pada kaki.

Tipe spin bike diperuntukkan bagi profesional dan bukan pemula.

2. Cari Fitur Terkini

seorang wanita sedang berolahraga di sepeda statis

Sumber Gambar: Insider

Sepeda fitness dengan berbagai fitur yang dapat membantu memantau hasil latihan akan sangat membantu. Dengan adanya fitur kita jadi mengetahui waktu hingga jumlah kalori yang sudah terbakar.

Dengan adanya fitur untuk mengetahui jarak tempuh dan detak jantung dapat memotivasi untuk berolahraga dan melatih ketahanan. Selain itu, dengan adanya fitur-fitur yang disediakan, olahraga bisa jadi lebih produktif.

3. Cek Beban pada Sepeda Statis

seorang pria sedang berolahraga di sepeda statis

Sumber Gambar: Lotus Kitty

Sepeda statis bekerja dengan memberikan beban berdasarkan berat pedal ketika kita mengayuh. Beban juga bisa disesuaikan pada beberapa model sesuai dengan kebutuhan.

Simak penjelasan mengenai jenis beban tersebut berikut ini:

  • Beban belt, dimana sabuk khusus dikaitkan pada roda sehingga memberi beban pada kaki ketika mengayuh
  • Beban magnet, menggunakan daya magnet untuk menghasilkan beban yang ada pada roda.
  • Elektromagnetik, tipe beban ini adalah pengganti magnet dan membutuhkan listrik untuk pengoperasiannya. Menggunakan daya elektromagnetik dan pengaturannya lebih banyak dibanding dengan beban magnet.

Penambahan berat dengan daya gesek. Setiap gerakan pedal akan menyentuh rem, sehingga menjadi lebih berat ketika di kayuh. Biasanya dilakukan pada sepeda statis spin bike untuk olahraga yang lebih berat.

Baca Juga: Begini Cara Menggunakan Sepeda Statis untuk Pemula, Mudah dan Nyaman

4. Cek Berat Sepeda Statis

sekelompok pria sedang berolahraga menggunakan sepeda statis

Sumber Gambar: Unsplash

Untuk mengetahui kestabilan sepeda, ketahui dan cek beratnya. Stabilitas menjadi sangat penting ketika berolahraga, supaya tidak terjadi cedera atau kecelakaan yang tidak diinginkan. Biasanya semakin berat, maka akan semakin stabil.

Pastikan juga berat badan dapat ditopang oleh sepeda statis dan tidak melebihi batas maksimal. Jika tidak, nantinya akan berisiko dan membahayakan.

5. Pilih Sesuai Ukuran Ruangan

deretan sepeda statis di sebuah gym

Sumber Gambar: Home Stratospheres

Sepeda statis memiliki ukuran dan berat yang bervariasi tergantung pada model yang dipilih. Perhatikan dengan ruangan agar ketika berolahraga juga jadi lebih menyenangkan.

Sebaiknya, pilihlah sepeda fitness dengan ukuran kecil atau tipe folding yang lebih fleksibel agar mudah disimpan dan tidak memakan tempat banyak.

6. Pilih yang Minim Suara

seorang wanita bermain sepeda statis di rumahnya

Sumber Gambar: Robotec

Mungkin, hal ini tidak menjadi masalah bagi sebagian orang, akan tetapi beberapa sepeda statis yang kuat memiliki suara yang lebih tenang. Hal ini bisa menjadi pertimbangan ketika akan memilih.

Biasanya, sepeda yang dilengkapi kipas cenderung lebih berisik. Semakin kuat mengayuh, angin akan semakin kuat dan suara yang dikeluarkan juga jadi lebih besar.

Oleh karena itu, mungkin akan sedikit mengganggu kegiatan latihan jika ingin sembari mendengar musik atau menonton televisi.

7. Perhatikan Ukuran Sepeda Statis

mengukur sepeda statis

Sumber Gambar: Dimensions

Jika ukuran sepeda statis tidak sesuai dengan tinggi badan, hasil latihan jadi tidak maksimal. Pilihlah sadel atau jok sepeda yang dapat diatur ketinggiannya. Sadel yang tidak sesuai dapat menyebabkan cedera karena posisinya yang tidak sesuai dengan badan.

Posisi ketika bersepeda sangatlah penting. Jadi, pastikan ukuran sepeda statis dapat menyokong posisi yang baik dan sesuai dengan badan.

Baca Juga: Berbagai Fungsi dan Manfaat Sepeda Statis untuk Kesehatan, Salah Satunya Menghindari Penyakit Alzheimer

Gimana Toppers, pastinya sudah tidak bingung lagi bukan mau pilih sepeda statis apa? Memang dalam memilih harus berhati-hati agar tidak menyesal di kemudian hari.

Pastinya kamu bisa mendapatkan sepeda statis terbaik dan perlengkapan olahraga lain dengan harga termurah hanya di Tokopedia! Ikuti juga promo 8.8 dan promo kemerdekaan untuk mendapatkan berbagai diskon dan cashback di setiap pembelian produk yang kamu inginkan. 

Jadi, tunggu apalagi? Buka aplikasi Tokopedia sekarang juga!

Share

Melly Yustin AuliaMelly Yustin Aulia

Related Articles

13 Sepeda Listrik Terbaik 2024, Awet dan Ramah Lingkungan
Hobi dan Gaya Hidup
13 Sepeda Listrik Terbaik 2024, Awet dan Ramah Lingkungan
© 2009-2024, PT Tokopedia