• socmed Facebook icon
  • socmed Instagram icon
  • socmed Twitter icon
  • socmed Youtube icon
Tokopedia
Tokopedia Blog - Home
MORE STORIES

Tokopedia dan TikTok Shop Luncurkan #JualanNyaman, Berdayakan UMKM lewat Edukasi KI

15 August 2025

Share

Tokopedia dan TikTok Shop Luncurkan #JualanNyaman, Berdayakan UMKM lewat Edukasi KI

Jakarta, 14 Agustus 2025 - Dalam rangka Hari UMKM Nasional dan HUT ke-16, Tokopedia bersama TikTok Shop meluncurkan kampanye #JualanNyaman lewat Seminar Kekayaan Intelektual (KI) untuk UMKM guna mendorong ekosistem niaga elektronik yang makin aman dan terpercaya.

Menurut data pemerintah, sekitar 90% UMKM di Indonesia belum sadar akan pentingnya perlindungan KI atas produk dan karya.[1] Senior Director of Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia, Stephanie Susilo, mengatakan, "Tokopedia dan TikTok Shop berkomitmen meningkatkan kesadaran penjual soal pentingnya perlindungan hak KI karena merek dan karya mereka adalah aset berharga. Inilah alasan kami terus mendorong edukasi, sosialisasi, dan kolaborasi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) serta mitra strategis seperti K&K Advocates, agar lebih banyak penjual yang menjadi pemilik sah atas KI-nya dan bisa #JualanNyaman."

Direktur Jenderal, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum Republik Indonesia, Razilu, menegaskan, "Kepemilikan KI penting bagi UMKM sebagai bentuk legalitas dan perlindungan usaha. UMKM pemegang KI dapat melindungi identitas bisnis, meningkatkan kepercayaan pelanggan, serta membuka peluang ekspansi melalui lisensi atau waralaba. DJKI mengapresiasi langkah Tokopedia dan TikTok Shop dalam mendorong kepemilikan KI di kalangan pelaku usaha, khususnya UMKM, sebagai upaya menciptakan ekosistem bisnis digital yang lebih aman, berkelanjutan, dan kompetitif, agar jutaan penjual di platform mereka dapat berjualan dengan lebih nyaman."

Senior Partner K&K Advocates, Risti Wulansari, S.H., M.H., menyampaikan, "Bagi penjual online, perlindungan KI bukan hanya strategi #JualanNyaman, tetapi juga landasan hukum penting untuk menjaga orisinalitas usaha dan mencegah pelanggaran. Merek yang kuat dan terlindungi secara hukum dapat meningkatkan kepercayaan konsumen hingga menarik investor. Karena itu, baik kiranya untuk melindungi KI sedini mungkin, serta menghargai KI sebaik-baiknya untuk mendukung pertumbuhan usaha yang sehat dan berkelanjutan."

Strategi perlindungan KI di Tokopedia dan TikTok Shop untuk dukung UMKM #JualanNyaman

Melalui kampanye #JualanNyaman, Tokopedia dan TikTok Shop mengajak penjual khususnya UMKM untuk berbisnis dengan percaya diri dan sesuai aturan. Selain menggelar edukasi KI secara offline, terdapat Kebijakan Kekayaan Intelektual yang menjelaskan jenis pelanggaran KI, produk berisiko, hingga panduan praktis dalam menghindari pelanggaran. Pemahaman kebijakan ini penting agar penjual terhindar dari risiko seperti penurunan performa toko, pemblokiran produk, atau bahkan konsekuensi hukum.

Tokopedia dan TikTok Shop juga menyediakan mekanisme lain dalam melindungi KI. Penjual yang memiliki KI--termasuk UMKM--dapat bergabung dalam ekosistem ‘Mall’, yang menawarkan jaminan produk 100% asli, gratis ongkir, dan retur 15 hari. Inisiatif ini mencatat lonjakan penjual lebih dari empat kali lipat di semester I 2025 dibandingkan semester sebelumnya. Sejumlah penjual ‘Mall’ di TikTok Shop by Tokopedia bahkan mencatat pertumbuhan transaksi tertinggi dengan rata-rata lebih dari 15 kali lipat, dan daftar merek dengan peningkatan transaksi tertinggi ini didominasi oleh brand lokal termasuk UMKM.[2]

Sebagai bentuk perlindungan tambahan, platform juga menghadirkan IP Protection Center, pusat pelaporan KI yang memungkinkan pemilik merek menjaga haknya secara langsung. Tersedia pula fitur ‘Laporkan’ agar pengguna dapat menginformasikan pelanggaran yang ditemukan. Semua fitur ini dirancang agar penjual yang taat aturan dapat terus bertumbuh dan fokus berjualan aman dan nyaman.

Sumber:

  1. DJKI, Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, 2023
  2. TikTok Shop by Tokopedia, 2025 (Bahasa Indonesia, English)

***

Lampiran: Kisah Penjual

Asyam Weiseman

Asyam Weiseman (Tokopedia, TikTok Shop) didirikan pada tahun 2016 oleh Ilham Rohman, berawal dari hobinya memodifikasi perangkat elektronik. Ia kemudian fokus menjual produk keamanan rumah seperti CCTV, alarm, dan bel tanpa baterai dengan merek Teknobi dan Kerui. Kini, Ilham telah memiliki KI atas merek Asyam Weiseman, Teknobi, dan Kerui di Indonesia.

"Kepemilikan KI sangat bermanfaat agar #JualanNyaman. Misalnya, saat merek Teknobi disalahgunakan penjual lain, kami bisa melaporkannya dan produk tersebut diturunkan oleh Tokopedia. Bagi UMKM, KI penting untuk mendapatkan status ‘Mall’ di Tokopedia dan TikTok Shop sehingga lebih mudah membangun kepercayaan pelanggan, serta mengakses kampanye atau fitur eksklusif yang meningkatkan penjualan," ungkap Ilham Rohman, Pendiri Asyam Weiseman.

Di awal perjalanan, Ilham sempat menghadapi tantangan karena minimnya pengalaman berjualan online. Namun sejak bergabung dengan komunitas penjual, bisnisnya berkembang pesat. Ia aktif mengikuti kampanye seperti promo 'Guncang' dan membuat konten promosi di TikTok. Tokopedia dan TikTok Shop kini menyumbang hingga 90% penjualan online Asyam Weiseman. "Peluang untuk meningkatkan bisnis makin luas sejak ada integrasi toko di Tokopedia dan TikTok Shop. Asal mau belajar, Tokopedia & TikTok Shop Seller Center bisa memberi banyak manfaat bagi penjual," tutup Ilham.

Definitestore

Defi Riana bersama suami mendirikan Definitestore pada tahun 2018 di Tokopedia dan 2022 di TikTok Shop. Definitestore menjual aneka perangkat sanitasi rumah tangga, seperti keran air, saringan kamar mandi, wastafel cuci piring, dan masih banyak lagi. Sejak Maret 2025, Defi menjadi pemegang KI untuk merek Definitestore.

"Awalnya saya anggap KI bukan hal penting, tetapi saya sadar risikonya besar di tengah persaingan usaha. Kepemilikan KI memberi rasa aman dan meningkatkan kredibilitas di mata pelanggan dan investor sehingga mendukung #JualanNyaman," ujar Defi Riana, Pemilik Definitestore. Ia menekankan pentingnya KI bagi UMKM sebagai perlindungan sekaligus penguat merek di pasar digital.

Tokopedia dan TikTok Shop kini menyumbang 80% penjualan online Definitestore dibandingkan platform sejenis, dengan omzet miliaran rupiah. "TikTok Shop unggul karena menggabungkan belanja dan hiburan. Sejak integrasi seller center dengan Tokopedia, Definitestore lebih mudah mengelola stok dan meningkatkan performa toko, cukup lewat satu dasbor," tambah Defi. Defi juga aktif ikut promo tanggal kembar 'Guncang' dan etalase khusus merek lokal 'Beli Lokal' yang bisa menaikkan omzet hingga 50%.

Bunama Store

Cepi Wiracandra memulai usaha konveksi pada tahun 2000, memasok berbagai merek di Bandung, Jakarta, Medan, dan Surabaya. Setelah 20 tahun, ia meluncurkan brand sendiri lewat TikTok Shop bernama Bunama Store (Tokopedia, TikTok Shop), dengan produk murah dan berkualitas yang menjadi andalan seperti hoodie, t-shirt, celana, sweater, dan jaket varsity. Kini, ia memegang KI untuk merek Jatnika (2023) dan Full Moon (2024).

Marketing Manager & Graphic Designer Bunama Store, Sahal Lisanul Anwar, menekankan pentingnya perlindungan hukum atas aset bisnis. "Merek adalah aset utama yang harus dilindungi dari penjiplakan. Karena itu, pendaftaran KI, terutama untuk nama brand, menjadi strategi jangka panjang yang krusial bagi pelaku usaha. Karena ide atau karya apapun yang ada di pemikiran pelaku usaha itu layak untuk dihargai dan juga dilindungi. Artinya kita dilindungi oleh hukum dan kita menghargai karya dengan mendaftarkan KI," jelasnya.

Tokopedia dan TikTok Shop menyumbang hingga 75% penjualan online Bunama. Sejak integrasi seller center pada Januari 2025, operasional Bunama menjadi lebih efisien. Lewat fitur pembuatan video pendek dan live streaming di TikTok, serta partisipasi dalam kampanye khusus fesyen 'Selasa Bergaya' serta promo 'Guncang', Bunama bisa mendapatkan 25.000 pesanan per bulan dari Tokopedia dan TikTok Shop. Bunama juga menggandeng lebih dari 1.000 kreator/afiliator untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan.

Share

Antonia AdegaAntonia Adega

Related Articles

© 2009-2025, PT Tokopedia