Ini 8 Waktu yang Tepat untuk Menjalankan Ibadah Umroh

0
253
waktu umroh terbaik, waktu umroh yang baik, waktu yang tepat untuk umroh

Agar ibadah berjalan lancar dan khusyuk, pelajari waktu yang tepat untuk menjalankan umroh berikut ini!


Waktu Umroh – Ibadah umroh merupakan ibadah yang hampir serupa dengan ibadah haji. Sebab, umroh hanya bisa dilakukan di Tanah Suci Mekkah. Umroh juga memiliki perbedaan yang sangat mendasar dengan ibadah haji.

Salah satunya bisa dilakukan kapan saja selama mampu dan siap secara material maupun mental. Sementara untuk ibadah jai, waktunya tidak ditentukan dan hanya bisa dilakukan setahun sekali.

Oleh karena itu, ibadah haji sangat ramai peminat dan panjang masa tunggunya mencapai waktu 15 tahun. Tentu banyak yang memilih umroh, terutama bagi mereka yang sangat rindu berkunjung ke Tanah Suci.

Tapi dari semua waktu yang tersedia, hanya ada waktu dan momen yang dianggap tepat untuk melaksanakan ibadah umroh. Waktu yang tepat untuk ibadah umroh sendiri ditentukan oleh beberapa faktor seperti kondisi cuaca dan musim di tanah suci.

Sebelum memutuskan kapan berangkat ke tanah suci, ada baiknya menempatkan jadwal terbaik untuk melaksanakan ibadah suci tersebut. Buat kamu yang bingung, yuk simak waktu yang tepat untuk menjalankan ibadah umroh!

Baca Juga: 6 Tips & Cara Memilih Travel Umroh Terbaik dan Pelayanan Maksimal

Waktu Umroh Terbaik

1. Awal Tahun

Beberapa orang memilih berumroh pada awal tahun karena memiliki harapan terbaik dalam memulai pergantian tahun. Hal-hal positif dan berbagai macam pendekatan yang diawali di awal tahun terasa menjadi hal terbaik.

Selain itu, awal tahun memiliki kondisi terbaik di mana udara tanah suci tidak begitu panas. Tentu akan membuat proses ibadah lebih nyaman dan sedikit berbeda.

2. Akhir Tahun

Tidak hanya awal tahun, pada akhir tahun Masehi juga menjadi waktu yang tepat untuk memulai ibadah umroh. Pada waktu ini banyak jemaah yang menggunakan waktu kosongnya untuk liburan di luar negeri.

Wajar jika di waktu ini banyak harga tiket melonjak. Maka, ada baiknya untuk membeli tiket jauh-jauh hari sebelum harganya melambung tinggi. Sementara itu, bagi yang hobi traveling juga dapat mencoba wisata religi dengan mengunjungi tempat di Arab Saudi sekaligus kegiatan umroh.

3. Bulan Ramadan

Pada waktu Ramadhan, suasana terasa lebih hikmat apalagi dalam urusan ibadah. Nikmati perjalanan puasa di tanah kelahiran Rasulullah SAW. Kegiatan ibadah juga semakin khusyuk dan menjadi waktu yang paling difavoritkan.

Rasulullah SAW bersabda, “Jika Ramadhan tiba, berumrohlah saat itu karena umroh Ramadhan senilai dengan haji.” (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim).

Namun, untuk bisa pergi umroh saat bulan suci membutuhkan persiapan matang jauh-jauh hari. Karena waktu yang favorit, menjadi tempat dan waktu yang paling banyak dicoba oleh para jamaah di berbagai negara.

Harga akomodasi dan transportasi juga kompak meningkat berkali-kali lipat di periode tersebut.

4. Menjelang Waktu Haji

Jelang waktu utama dari ibadah umat Islam, berhaji merupakan waktu yang jatuh sekitar bulan Syawal sampai ke bulan Dzulhijah. Pada bulan ini suasana tanah suci cukup sepi dan lengang sehingga banyak kesempatan untuk berdoa dan beribadah lebih khusyuk.

Tempat-tempat untuk melakukan mustajab seperti Hijr Ismail dan Makam Nabi Ibrahim juga bisa ditempati tanpa harus berdesak-desakan dengan banyak jamah lainnya.

sajadah turki
Beribadah semakin nyaman dengan sajadah Turki terbaik di sini!

Baca Juga: Sebelum Berangkat Haji atau Umroh, Jangan Lupa Lakukan 5 Jenis Vaksin Ini

5. Sesudah Waktu Haji

Sesudah melewati bulan atau waktu berhaji, kota Makkah juga lebih tenang. Tidak banyak jemaah yang masih tinggal karena ibadah haji yang sudah selesai dan tempat yang sepi.

Di waktu ini juga Masjidil Haram lebih leluasa dijelajahi, dan kamu bebas berdoa di tempat dan waktu yang kamu inginkan.

Karena pengunjung dan jemaah yang sepi, kamu juga bisa leluasa mencium Hajar Aswad tanpa harus berdesak-desakan dengan banyak orang.

6. Bulan Maret-Mei

Mengapa dengan bulan Maret sampai Mei? Sebelum itu, perlu diketahui bahwa Arab Saudi sendiri memiliki dua musim, yaitu musim panas dan dingin. Musim panas sendiri berlangsung pada bulan Maret-Agustus, sedangkan musim dingin terjadi pada bulan September-Februari.

Pada puncak musim panas, suhu di tanah suci Mekkah bisa mencapai 45 derajat, sedangkan pada musim dingin mampu menyentuh minus 3 derajat. Agar cuaca tidak terlalu panas atau dingin.

Untuk bulan Maret sampai Mei yang menginjak musim panas, banyak dari jemaah yang kurang meminati ibadah umroh karena teriknya panas matahari. Lakukan pada saat pagi atau sore, sehingga dengan khusyuk dapat menikmati ibadah umroh.

7. Waktu Liburan Sekolah

Pada waktu liburan sekolah di Indonesia, banyak dari para jemaah yang merencanakan perjalanan bersama keluarga. Waktu liburan sekolah yang cukup panjang bisa menyesuaikan dengan kebutuhan anak untuk berjalan-jalan.

Wisata religi juga sebagai momentum untuk mengingatkan anak tentang pentingnya nilai, norma dan pengetahuan yang diajarkan oleh agama Islam.

8. Waktu Liburan Panjang/Cuti

Bagi pribadi yang ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT, rasanya waktu yang tidak bisa ditentukan kadang malah menyulitkan. Pekerja tentu memiliki jadwal pekerjaan sendiri dan tidak salah mencoba ibadah umroh di sela-sela cuti.

Cuti juga memiliki jenjang waktu yang cukup lama dan dapat dimanfaatkan sembari mengikuti kegiatan umroh yang khusyuk. Pribadi baru dengan nuansa khidmat akan membantu fokus kamu dalam kegiatan sehari-hari setelahnya.

Baca Juga: Pengertian dan Pentingnya Manasik Umroh bagi Calon Jemaah

Demikian daftar waktu yang terbaik untuk melaksanakan ibadah umroh. Bagi Toppers yang ingin meluangkan waktu untuk beribadah ke Tanah Suci, coba lah mengikuti rekomendasi waktu tersebut!

perlengkapan fashion muslim
Tampil rapi dan sopan, namun tetap menawan dengan kebutuhan fashion muslim terlengkap di sini!

Bagikan Artikel