Mengapa kamu Perlu Menggunakan Bahan Aktif di dalam Skin Care Routine-mu

490
bahan aktif di produk perawatan kulit

Bahan Aktif di dalam Skin Care Routine – Acids mungkin sudah mendapat reputasi buruk karena namanya yang berarti asam, tetapi hanya karena diberi ‘label’ asam, tidak berarti acids akan membuat kulit Anda panas dan iritasi. Ada beberapa jenis acids yang alami dan sangat bagus untuk kulit Anda. Anda hanya perlu mencari tahu mana yang cocok untuk kulit Anda. Inilah yang perlu Anda ketahui tentang bahan aktif:

Perbedaan Antara Chemical dan Physical Exfoliator

Salah satu cara untuk merawat kulit kering, pucat, dan bintik-bintik hitam adalah pengelupasan kulit secara mekanis (physical exfoliator) atau secara kimiawi (chemical eexfoliator). Pada titik ini, Anda mungkin condong ke physical exfoliator seperti menggunakan scrub atau alat seperti konjac sponge karena Anda pikir menggunakannya adalah cara mengangkat sel kulit mati yang paling ampuh, aman, dan tidak ‘keras’. Namun, ini menggunakan physical exfoliator justru berisiko menyebabkan micro-abrasions atau lecet kecil pada kulit Anda, dam juga menanggalkan minyak alami kulit yang dibutuhkan oleh kulit wajah untuk kulit yang sehat dan seimbang. Sebagai gantinya, cobalah chemical peel atau gunakan saja bahan-bahan yang mengandung bahan aktif seperti acids dalam skincare-mu. Chemical exfoliator dapat membantu mengurangi jerawat pada kulit berjerawat, dan merangsang pembentukan sel kulit baru yang sehat, bersamaan dengan menghilangkan sel-sel kulit mati yang sudah bertumpuk di permukaan kulit.

Baca juga: Jangan Percaya Mitos Skincare Ini!

organic skin care

Jenis Utama Bahan Aktif

1. Alpha Hydroxy Acid (AHA)

AHA mengelupaskan sel kulit mati yang ada di permukaan kulit Anda. Produk dengan kandungan AHA sangat ideal bagi Anda yang ingin mengurangi tanda-tanda penuaan seperti keriput dan garis-garis halus, begitu pula untuk Anda yang ingin menghilangkan hiperpigmentasi atau flek-flek hitam akibat sinar matahari. AHA cocok untuk semua jenis kulit, tapi sangat bermanfaat bagi kulit kering karena mereka dapat menjaga kelembaban kulit selama proses berlangsung. Berikut adalah AHA yang biasa ditemukan pada produk perawatan kulit:

  • Glycolic acid atau asam glikolat dapat ditemukan pada anggur mentah dan buah bit, dan digunakan untuk pengelupasan kulit secara kimiawi dalam perawatan peremajaan kulit.
  • Lactic acid atau asam laktat adalah zat kimia yang diproduksi oleh tubuh yang ada di otot saat berolahraga. Hindari bahan ini jika Anda alergi terhadap susu atau diary products.
  • Citric acid atau asam sitrat yang biasanya diekstraksi dari buah lemon dan jeruk nipis.

2. Beta Hydroxy Acid (BHA)

BHA memiliki cara yang berbeda dalam pengelupasan kulit, yaitu BHA dapat masuk jauh ke dalam lapisan kulit untuk menyingkirkan kotoran di dalam kulit yang menyumbat pori-pori Anda. BHA sangat bagus untuk jenis kulit berjerawat karena BHA dapat menghilangkan komedo dan membuat komedo tersebut naik ke permukaan kulit, menjadikannya lebih mudah untuk di-eksfoliasi setelahnya dengan AHA. Karena BHA sifatnya kering, mereka sangat ideal untuk Anda dengan kulit berminyak dan tidak disarankan untuk Anda dengan kulit kering. Anda akan tahu produk Anda mengandung BHA jika salah satu dari acids ini ada di komposisinya:

  • Salicylic acid atau asam salisilat banyak ditemukan pada produk anti jerawat. Salicylic acid ini juga digunakan sebagai agen keratolitik untuk pengelupasan kulit.
  • Tropic acid adalah asam kristalin yang diperoleh dengan hidrolisis atropin.

3. Retinoid

Retinoid berasal dari vitamin A, yang biasanya digunakan untuk kesehatan mata dan kulit. Retinoid pada dasarnya melakukan apa yang dilakukan AHA dan BHA, tetapi selain menghaluskan permukaan kulit, retinoid juga membersihkan pori-pori Anda. Retinoid adalah bahan utama yang digunakan untuk perawatan wajah anti-ageing atau penuaan. Berikut adalah dua retinoid umum yang bisa Anda temukan:

  • Retinol adalah retinoid topikal yang bisa Anda dapatkan dengan mudah.
  • Tretinoin (juga disebut asam retinoat) memerlukan resep dokter karena retinoid jenis ini jauh lebih kuat daripada retinol. Produk dengan komposisi retinoid ini bisa menimbulkan efek samping seperti kemerahan, mengelupas, kering, dan mengelupas, dan semakin parah jika Anda tidak menggunakan sunscreen di pagi atau siang hari. Jadi jangan lupa gunakan sunscreen jika Anda menggunakan retinoid, ya!

Cara Menggunakan Bahan Aktif di dalam Skin Care Routine-mu

  • Produk perawatan kulit yang mudah didapat cenderung tidak cukup kuat untuk memiliki efek yang cukup besar pada kulit Anda. Jika Anda menginginkan sesuatu yang lebih manjur, berkonsultasilah dengan dokter kulit Anda, dia juga akan bisa memberi Anda resep yang disesuaikan yang akan bekerja paling baik untuk kulit Anda.
  • Terapkan AHA dan BHA sekali sehari di pagi atau malam hari, tetapi lebih direkomendasikan di malam hari karena AHA dan BHA memiliki sifat fotosensitif, atau akan bereaksi jika kulit kita terkena sinar UVA/UVB dari matahari, jadi jangan lupa mengoleskan tabir surya jika kamu memilih untuk menggunakanya di pagi hari.
  • Jika Anda menggunakan produk yang mengandung retinol, oleskan di malam hari karena retinol akan membuat kulit Anda lebih peka terhadap sinar matahari, seperti mengguakan AHA dan BHA, tetapi lebih kuat lagi.
  • Beri waktu 15-20 menit sampai bahan aktif terserap sepenuhnya ke dalam kulit, lalu Anda bisa melakukan skincare routine Anda.

Baca juga: Kandungan Skincare yang Tidak Boleh Digunakan Secara Bersamaan

Sudah yakin, kan kalau kamu butuh bahan aktif dalam skincare routine-mu? Daripada menggunakan scrub yang dapat membuat kulit luka karena teksturnya yang cenderung kasar, kamu bisa menggunakan chemical exfoliant saja! We wish you great skin health, Toppers!

https://www.tokopedia.com/hot/the-ordinary