• socmed Facebook icon
  • socmed Instagram icon
  • socmed Twitter icon
  • socmed Youtube icon
Tokopedia
Tokopedia Blog - Home
MORE STORIES

8 Cara Menghasilkan Uang dari Telegram, Mudah dan Terbukti Cuan!

04 April 2024

Share

8 Cara Menghasilkan Uang dari Telegram, Mudah dan Terbukti Cuan!

Siapa sangka media sosial seperti Telegram bisa membantu kita menghasilkan uang? Simak cara-caranya berikut ini.


Toppers pasti sudah tahu dengan chatting yang dinamakan Telegram. Mirip seperti aplikasi komunikasi lainnya, kamu bisa pakai Telegram teks, foto, audio, video, dan sebagainya.

Telegram memiliki 500 juta pengguna setiap bulannya dan terkenal atas tingkat keamanannya yang tinggi. Namun, banyak yang tidak tahu bahwa aplikasi ini bisa kamu gunakan untuk menghasilkan uang.

Dengan banyaknya pengguna Telegram di seluruh dunia, ada banyak cara yang bisa kamu gunakan untuk menghasilkan uang dari Telegram. Yuk, simak cara-caranya!

tokopedia affiliate program

Ayo bergabung bersama Tokopedia Affiliate Program & ciptakan sumber penghasilan baru! Dapatkan komisi hingga jutaan rupiah cukup dengan klik & share saja!

Baca juga: Serba-Serbi Cara Menghasilkan Uang Dari Youtube

Cara Menghasilkan Uang dari Telegram

cara menghasilkan uang dari telegram

Sumber gambar: Canva

Telegram memiliki banyak fitur menarik seperti membuat channel, membuat hyperlink, dan lain-lain, dan bisa kamu pakai untuk menghasilkan uang lebih. Berikut adalah beberapa cara untuk menghasilkan uang dari Telegram.

1. Menjual Iklan

menjual iklan

Sumber gambar: Canva

Di Russia, menjual iklan di Telegram merupakan salah satu pilihan yang cukup terkenal. Iklan bisa dijual kepada channel lain untuk promosi, ke perusahaan, ataupun merk.

Biasanya, iklan dijual secara P2P, dimana admin channel menghubungi klien dan melakukan transaksi atau membuat kesepakatan.Tapi hal ini juga bisa dilakukan dengan otomatis.

2. Dengan Menggunakan Subscription Fee

dengan menggunakan subscription fee

Sumber gambar: Canva

Cara menghasilkan uang dari Telegram yang paling populer adalah menggunakan subscription fee atau langganan berbayar. Kamu bisa melakukan ini dengan channel publik dengan followers yang banyak atau channel pribadi dengan membuat konten premium.

Namun, Telegram tidak memiliki fitur pembayaran. Sehingga, kamu harus menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk memonetisasikannya.

3. Donasi

donasi

Sumber gambar: Canva

Selain menjual iklan atau langganan berbayar, kamu bisa menghasilkan uang dari Telegram dengan cara menerima donasi.

Dengan model ini, kamu bisa mengizinkan followers kamu untuk memberikan tip setiap kali kamu posting, atau membuat donasi secara rutin melalui Patreon.

4. Menjual Produk dan Jasa

menjual produk dan jasa

Sumber gambar: Canva

Kamu juga bisa menjual produk dan jasa apa saja di Telegram. Pada dasarnya, Telegram akan memiliki peran yang sama seperti media sosial lainnya yang digunakan untuk mempromosikan produk atau jasa kamu.

Misalnya, jika kamu adalah seorang desainer, kamu bisa membuat channel Telegram yang membagikan tips-tips untuk para desainer lainnya dan mempromosikan jasa kamu ke orang-orang.

Baca Juga: Beragam Cara Mendapatkan Passive Income yang Aman

5. Menjual Produk dan Jasa Pihak Ketiga

menjual produk dan jasa pihak ketiga

Sumber gambar: Canva

Sangat mirip dengan cara sebelumnya, namun kamu menjual produk atau jasa orang lain. Sebagai contoh, ada channel Telegram yang memantau penjualan sneakers.

Channel ini memantau pergerakan harga dari sneakers secara online, dan akan membuat posting jika terjadi penurunan harga secara signifikan dengan link afiliasi tentunya. Proses pemantauan ini juga bisa di otomatisasi.

6. Mengumpulkan Dana

mengumpulkan dana

Sumber gambar: Canva

Waktu itu, ada seorang pria dari Kanada yang melakukan sebuah eksperimen menarik. Dia mengumumkan sekumpulan investor TON (Telegram Open Network) di channelnya, dan berhasil mengumpulkan $1,5 juta hanya dalam 1,5 jam.

Uang ini hanya terkumpul dalam bentuk aplikasi saja dan bukan dalam bentuk transfer uang yang nyata. Ia juga akhirnya memberi tahu followers nya bahwa pengumuman yang dia berikan juga palsu dan ia hanya ingin mencoba apakah dia bisa mengumpulkan uang. Namun, hasilnya cukup menakjubkan.

7. Postingan Berbayar

postingan berbayar

Sumber gambar: Canva

Mirip seperti menjual iklan, namun 100% postingan kamu dibayar. Salah satu contoh yang menarik adalah iklan pekerjaan.

Kamu bisa membuat channel untuk kamu posting iklan pekerjaan dengan biaya tertentu. Kamu bisa memulai membangun followers kamu dengan posting iklan pekerjaan dari situs lain. Jika sudah memiliki banyak followers, manajer SDM akan mencari channel kamu dengan sendirinya.

8. Menjadi Affiliate Marketer

affiliate marketer

Sumber gambar: Canva

Affiliate marketing merupakan cara yang sangat populer untuk menghasilkan uang hingga jutaan rupiah per bulan. Telegram juga merupakan sebuah platform yang sangat baik untuk kamu manfaatkan sebagai affiliate marketer.

Kamu bisa membuat channel di Telegram, membangun followers, dan soft-sell produk atau jasa dengan membagikan link di channel kamu. Jika tertarik menjadi affiliate marketer, Toppers bisa bergabung dalam Tokopedia Affiliate Program yang menawarkan komisi menarik!

Baca Juga: Affiliate Marketing: Sejarah, Konsep & Tips Memulai Untuk Pemula

Nah, itu dia, Toppers, berbagai cara menghasilkan uang dari Telegram yang bisa kamu lakukan. Dengan strategi yang tepat dan sedikit kesabaran, kamu bisa mendapatkan penghasilan tambahan melalui aplikasi tersebut. Kira-kira, cara mana yang akan kamu coba? 

Supaya kamu makin untung, jangan lupa belanja di Tokopedia! Dapatkan diskon dan cashback menarik di Tokopedia! Atau kamu ingin belanja sekarang, namun bayarnya bisa nanti-nanti? Cek GoPayLater sekarang dan temukan banyak keuntungannya, mulai dari kesempatan naik limit hingga 2x, bayar cicilan lebih rendah, dan masih banyak lagi!

Penulis: Keefe Adrian

Share

Nada Karisma OktaviaNada Karisma Oktavia

Related Articles

Investasi Bodong: Sejarah, Ciri-Ciri & Cara Mencegahnya
Keuangan
Investasi Bodong: Sejarah, Ciri-Ciri & Cara Mencegahnya
© 2009-2024, PT Tokopedia