• socmed Facebook icon
  • socmed Instagram icon
  • socmed Twitter icon
  • socmed Youtube icon
Tokopedia
Tokopedia Blog - Home
MORE STORIES

Sistem Ekskresi Pada Manusia: Ginjal, Hati & Paru-Paru

Share

Sistem Ekskresi Pada Manusia: Ginjal, Hati & Paru-Paru

Sistem ekskresi pada manusia berperan mengeluarkan racun dalam tubuh. Yuk, simak penjelasan mengenai sistem ekskresi ginjal, hati dan paru-paru.


Pernahkah Toppers berpikir apa yang terjadi pada racun dan limbah dalam tubuh kita? Pastinya tidak bisa disimpan terus dalam tubuh kan. Nah, disinilah peran penting organ sistem ekskresi manusia. 

Ekskresi adalah proses pembuangan zat sisa metabolisme yang bersifat racun dan sudah tidak diperlukan lagi oleh tubuh. Seluruh “sampah” dalam tubuh dalam bentuk cairan (urin dan keringat), gas (karbon dioksida), dan zat padat harus diekskresikan.

Proses ini sangat penting untuk menjaga kestabilan homeostatis dan mencegah kerusakan tubuh. 

Sistem ekskresi manusia terdiri dari empat organ penting: paru-paru, hati, kulit, dan ginjal. Masing-masing mempunyai peran berbeda-beda. Yuk simak penjelasan sistem ekskresi pada manusia di bawah ini!

BACA JUGA:15 Nama Alat Pernapasan MANUSIA & Fungsinya

Gambar Sistem Ekskresi Manusia dan Penjelasannya

1. Sistem Ekskresi Paru-Paru

sistem ekskresi manusia paru-paru
Sumber Gambar: Healthwise

Paru-paru dikenal sebagai sistem respirasi atau pernapasan. Namun, paru-paru juga memiliki peran sebagai sistem ekskresi loh. 

Salah satu limbah terbesar dalam tubuh manusia adalah karbon dioksida. Gas ini merupakan sisa metabolisme dari respirasi seluler.

Setiap kali kita menghela napas, sistem ekskresi paru-paru mengeluarkan gas karbondioksida serta uap air.

2. Sistem Ekskresi Hati

sistem ekskresi manusia hati
Sumber Gambar: organsofthebody.com

Organ hati berperan sebagai sistem ekskresi dengan mengeluarkan getah empedu yang akhirnya dikeluarkan saat buang air besar.

Bukan hanya itu saja. Organ hati manusia mempunyai manfaat lain sebagai berikut:

  • Menghasilkan empedu. Racun dan zat berbahaya lain diserap oleh hati dan dikeluarkan dari tubuh melalui empedu. 
  • Merombak sel darah merah (hemoglobin) yang rusak dan tua. Dalam proses ini, hemoglobin tua akan diubah menjadi globin, zat besi, dan senyawa hemin. 
  • Detoksifikasi zat beracun.
  • Mengubah amonia menjadi urea. Amonia adalah gas berbahaya dari proses metabolisme asam amino sehingga harus didetoksifikasi menjadi zat lebih aman, urea. Urea lalu dikeluarkan melalui urin. 
  • Metabolisme lemak. Mengubah karbohidrat dan protein berlebihan menjadi asam lemak dan trigliserida, lalu diangkut dan disimpan dalam sel lemak tubuh.
  • Metabolisme gula. Menyimpan glikogen dan mengubah gula yang berlebihan menjadi kolesterol LDL dan trigliserida. Lalu, trigliserida disimpan sebagai lemak.

BACA JUGA: PENJELASAN LENGKAP MENGENAI SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA

3. Sistem Ekskresi Kulit

sistem ekskresi manusia kulit
Sumber Gambar: Great Neck Publishing

Saat di bawah terik sinar matahari, Toppers tentunya pernah keringatan kan? Nah, itulah peran sistem ekskresi kulit – mengeluarkan zat sisa berupa keringat melalui kelenjar keringat.

Keringat merupakan salah satu cara untuk mendinginkan temperatur tubuh loh! Selain itu, keringat juga bermanfaat untuk mengeluarkan cairan dan garam berlebihan dalam tubuh.

Kulit manusia terdiri dari tiga lapisan yaitu: 

  • Epidermis – lapisan paling luar, melindungi dari bakteri luar agar tidak masuk ke dalam tubuh. Epidermis juga memberikan warna pada kulit untuk melindungi kita dari sinar UV.
  • Dermis – lapisan kedua pada kulit. Lapisan dermis terdiri dari pembuluh kapiler, ujung-ujung saraf, kelenjar keringat, kelenjar minyak, kantong rambut, dan pembuluh darah. Indera perasa seperti rasa dingin, panas, sakit, dan tekanan diatur pada lapisan dermis ini. 
  • Subkutan (Hipodermis) – Lapisan paling bawah yang mengandung lemak paling banyak untuk melindungi tubuh dari benturan. Lapisan subkutan juga berfungsi meregulasi suhu tubuh kita, serta mengikat kulit ke otot dan jaringan di bawahnya.

4. Sistem Ekskresi Ginjal

sistem ekskresi manusia ginjal
Sumber Gambar: BruceBlaus – Wikipedia

Tahukah Toppers, ginjal memiliki ukuran sebesar kepalan tangan, tapi memakai hampir 25% oksigen dalam tubuh?

Ginjal manusia bisa dibilang sebagai organ utama sistem ekskresi. Fungsi organ ginjal adalah mengeluarkan cairan dan zat sisa metabolisme melalui urin.

Ginjal kita setiap hari memfiltrasi hampir 200 liter darah dan memproduksi sekitar 2 liter urin setiap hari. Luar biasa ya?

Pada bagian ginjal, terdapat hampir 1 juta nefron, masing-masing berfungsi membentuk urin, yang lalu dikeluarkan melalui uretra.

Mengeluarkan urin membantu menstabilkan kadar garam dan cairan dalam tubuh agar tidak berlebihan. 

Selain sebagai sistem ekskresi, ginjal juga berperan penting dalam sistem endokrin, mengeluarkan hormon ke aliran darah untuk kebutuhan organ lain.

BACA JUGA: 25 KATA MOTIVASI UNTUK MENGEMBALIKAN SEMANGAT BELAJAR SETELAH LIBURAN

Nah, itulah empat organ penting dalam sistem ekskresi manusia. Tidak sulit untuk dipelajari bukan?

Bagi kamu yang ingin tambahan waktu belajar dengan mengikuti portal E-Learning, bimbel maupun kursus, sekarang kamu bisa membeli voucher belajar untuk bimbel, kursus dan portal e-learning pilihanmu melalui Tokopedia.

Yuk, kunjungi Tokopedia dan dapatkan penawaran menarik untuk pembelian voucher belajar.

jual buku
Isi waktu luang agar lebih berkualitas dengan membaca buku. Temukan buku-buku bermutu dengan harga terbaik di Tokopedia!

© 2009-2023, PT Tokopedia