Panik Saat Anak Menangis di Depan Umum? Bunda Bisa Lakukan Cara Ini!

62
Cara mengatasi anak tantrum di tempat umum
Sumber gambar: Pixabay

Menangisnya anak di depan umum biasa disebut dengan istilah tantrum. Tantrum adalah sebuah kemarahan atau frustasi yang dapat menyebabkan tangisan berlebihan, teriakan, serta gerakan tubuh yang cenderung memiliki unsur kekasaran.


Cara Mengatasi Anak Menangis di Depan Umum – Mengajak anak jalan-jalan ke pusat hiburan dan belanja memang terkadang tidak selalu berjalan lancar. Ada saja yang bisa menyebabkan anak tidak nyaman hingga menangis secara berlebihan, atau tantrum. Sebelum mengetahui bagaimana cara mengatasi tantrum pada anak, Bunda harus mengetahui terlebih dahulu penyebab utama terjadinya tantrum.

Tantrum juga biasa disebut sebagai ungkapan kemarahan anak yang biasa terjadi pada anak di usia 15 bulan. Namun, akan lebih sering terjadi di usia anak dua atau empat tahun. Di saat anak mengungkapkan kemarahannya, akan berbeda-beda caranya. Ada yang tidak mau menjawab pertanyaan Bunda, ada yang menangis tidak henti, hingga memukul.

BACA JUGA: Si Kecil Susah Tidur Nyenyak? Simak 7 Tips Menidurkan Bayi Ini!

Jika terjadi tantrum pada anak di depan umum, Bunda harus lakukan cara yang tepat untuk mengatasinya. Berikut adalah penjelasannya:

Cara Mengatasi Tantrum Pada Anak di Depan Umum

1. Jangan Coba Menenangkan

Disaat anak mengalami tantrum, selama masih terlihat aman sebaiknya Bunda tak perlu menenangkannya. Jika anak sudah menendang dan memukul, Bunda bisa menggendongnya dan menjauhkannya dari tempat umum.

Bunda bisa kenalkannya dengan rasa malu karena menangis berlebihan di tempat umum. Berikan penjelasan kepada si kecil bahwa jika ingin menangis, bisa di waktu saat sedang berdua Bunda saja. Semakin Bunda sering memberikan penjelasan tersebut, dia akan semakin paham.

2. Semakin Kencang Anak Menangis dan Teriak, Semakin Pelan Bunda Memberitahunya

Memang akan sulit untuk menahan emosi Bunda saat melihat anak menangis di depan umum secara berlebihan. Namun, jika emosi Bunda juga terpancing justru bisa memperkeruh suasana.

Di saat anak mulai menangis di depan umum dan berteriak, ada baiknya Bunda tetap tersenyum kepadanya dan memberikan penjelasan secara perlahan dan halus. Berikan penjelasan yang logis sehingga anak cenderung tidak mengulanginya. Di saat anak sudah menuruti, berilah pujian kepadanya.

jual pakaian anak terlengkap
Penuhi lemari si kecil dengan baju, celana dan aksesoris fashion anak favoritnya!

3. Berikan Pelukkan

Cara mengatasi tantrum pada anak bisa dilakukan dengan cara memberikan pelukkan hangat. Di saat anak menangis, sebaiknya Bunda memeluknya dan berbicara secara lembut kepadanya.

Pelukan memberikan ketenangan pada si kecil, dan buat anak merasa aman di dalam pelukkan Bunda.

4. Tetapkan Harapan Lebih Awal

Sebaiknya, Bunda menetapkan sejak awal sebelum pergi bersama si kecil. Contohnya, saat Bunda ingin pergi ke Supermarket, Bunda harus memberitahukan bahwa dia tidak boleh meminta untuk dibelikan es krim. Berikan juga penjelasan mengapa dia tidak boleh meminta es krim, contohnya bisa membuatnya batuk.

Buatlah anak mengulangi perkataan Bunda, sehingga anak akan selalu mengingat perkataannya disaat dia memulai untuk memintanya.

BACA JUGA: Anak Susah Tidur? Ikuti Tips dan Trik Berikut!

5. Meminta Bantuan Orang Lain

Di saat anak sedang tantrum di depan umum dan merasa sulit untuk dikendalikan, Bunda bisa meminta bantuan orang lain. Contohnya saat anak merengek meminta sesuatu, Bunda bisa meminta pendapat orang lain tentang perilakunya, meskipun orang tersebut tidak dikenal.

Saat orang tersebut memberikan respon, bisa membuat anak mengalihkan perhatian kepada orang tersebut.

6. Jangan Menyerah

Jangan menyerah saat anak sedang mengalami tantrum di depan umum. Jangan menyerah dengan ikutan berteriak kepada anak, seperti berteriak “jangan berisik!“. Dengan meneriaki anak yang sedang mengamuk, justru bisa memperkeruh suasana dan membuatnya trauma.

Juga jangan menyerah dengan memberikan apa yang diinginkan, jika terlau sering justru akan menjadi kebiasaan dan membuatnya selalu merengek saat menginginkan sesuatu.

7. Meminta Bantuan Kepada Ahlinya

Tentunya Bunda sangat khawatir jika anak terlalu sering mengalami tantrum secara berlebihan. Seperti secara terus menerus merengek hingga memukul dan melempar barang-barang sekitar. Jika demikian, datanglah kepada dokter anak atau ahli psikologis untuk meminta jalan keluar.

Dengan demikian, Bunda bisa menangani anak dengan cara yang baik dan tepat. Sehingga sangat meminimalisir terjadinya tantrum secara berlebihan.

BACA JUGA: Resep Bubur Bayi Sehat untuk MPASI

Kini Bunda sudah mengetahui kan hal-hal apa saja yang bisa dilakukan sebagai cara menangani tantrum pada anak? Jika hal tersebut terjadi, cobalah cara-cara di atas demi menenangkan si kecil dan buatnya terbiasa untuk tidak merengek secara berlebihan.

jual kebutuhan ibu dan anak
Temukan semua kebutuhan ibu dan anak terlengkap dengan harga termurah di sini!

Bagikan Artikel