Mengenal Gaya dan Pola Belajar Anak: Visual, Auditori, Kinestetik

0
146
tabungan pendidikan anak, dana pendidikan anak, mempersiapkan dana pendidikan anak, menyiapkan dana pendidikan anak, pentingnya dana pendidikan anak

Dengan lebih mengenal pola belajar anak, akan lebih memahami bagaimana cara mereka memecahkan sebuah masalah dan mengetahui apa yang ia minati. Pada umumnya, anak memiliki 3 pola belajar, yaitu visual, auditori, dan kinestetik.


Gaya dan Pola Belajar Anak – Umumnya, terdapat beberapa faktor yang dapat menentukan prestasi pada seorang anak di masa sekolahnya. Mulai dari IQ / potensi kecerdasan, gaya belajar yang disenangi, motivasi internal, psikologis dan kondisi emosi seorang anak, sensor motorik atau proses pertumbuhan anak, metode pengajaran, dan juga faktor eksternal lainnya.

Setiap anak memiliki perbedaan pada setiap proses pembelajaran, semua bergantung pada cara dan pola belajar yang mereka sukai dan juga sesuai dengan penyerapan informasi. Hal ini disebabkan tidak semua anak memiliki bakat dan minat pada seluruh pelajaran di sekolah, oleh karena itu setiap anak bisa unggul dalam beberapa mata pelajaran saja.

Nah, agar mempermudah si kecil mengasah minat dan kemampuannya, ia bisa belajar sesuai dengan gaya dan pola belajarnya. Untuk itu, Bunda harus mengetahui beberapa jenis pola belajar pada anak, yaitu visual, auditori, dan kinestetik.

BACA JUGA: 10 Tips Hindarkan Anak Dari Kecanduan Bermain Gadget

Gaya & Pola Belajar Anak

1. Visual

Dalam pola belajar satu ini, anak memiliki ketajaman dalam sisi visual untuk mempelajari suatu hal. Contohnya belajar dengan tampilan slide, gambar, film, kartu, mind mapping, atau melihat gerakan dan mimik wajah guru.

Gaya belajar visual memiliki kelebihan soal kepekaan yang lebih terhadap warna, tidak mudah terpengaruh dengan suara yang bising, lebih teliti, dapat membaca cepat, dapat merencanakan sesuatu dengan baik, dapat mengingat sesuatu secara visual, dan lebih teratur.

Namun, dalam gaya belajar visual juga memiliki kekurangan, yaitu anak menjadi tidak mudah dalam memahami arahan secara verbal. Jika Bunda memiliki anak dengan gaya balajar visual, Bunda bisa mengatur strategi untuknya belajar. Seperti menggunakan sebuah media atau gambar, mencatat dengan gambar, multimedia, dan juga menggunakan stabilo.

2. Auditori

Gaya belajar auditori sangat mengandalkan indera pendengaran saat belajar. Anak bisa belajar dengan cara mendengarkan penjelasan dari orang lain, bisa juga dengan cara diskusi dan menggunakan recorder.

Kelebihan dari pola belajar auditori adalah anak akan lebih senang berdiskusi, dapat menjadi pembicara yang fasih, dan juga mudah dalam menerima instruksi berbentuk verbal.

Namun kekurangannya adalah anak menjadi mudah terganggu saat suasana belajar berisik dan tidak mudah dalam menerima instruksi secara visual. Dalam pola belajar ini, Bunda bisa menggunakan strategi belajar dengan cara berdiskusi, menggunakan bantuan tape recorder, atau bisa juga belajar sambil mendengarkan musik.

3. Kinestetik

Pola belajar kinestetik memerlukan banyak gerak dan bekerja dengan cara mententuh. Dalam gaya belajar anak satu ini memiliki kelebihan bicara secara perlahan dan juga tidak mudah terusik dengan keributan.

Namun kekurangannya, anak menjadi harus belajar menggunakan aplikasi secara langsung agar dapat merasakannya. Sehingga terkesan tidak dapat diam dan membutuhkan jeda istirahat untuk melanjutkan gerakan.

Strategi yang dilakukan untuk mendukung pola belajar ini adalah dengan cara belajar sambil bergerak, mengambil jeda beberapa saat untuk waktu beristirahat, dan juga Bunda harus menghindari waktu belajar selama berjam-jam.

BACA JUGA: Hidung Anak Tersumbat? Atasi dengan 5 Cara Ini!

Nah, mengetahui 3 pola dan gaya belajar anak di atas bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi anak dalam mencerna berbagai pelajaran. Ada beberapa faktor lainnya yang juga dapat mempengaruhi gaya belajar pada seorang anak. Seperti lingkungan, emosional anak, hubungan sosial, dan psikologis seorang anak.

Ada baiknya Bunda benar-benar memperhatikan pola dan gaya belajar anak. Hal ini dapat membantu si kecil untuk lebih mudah mencerna sebuah materi dan membuatnya tetap senang saat belajar.

jual kebutuhan ibu dan anak
Temukan semua kebutuhan ibu dan anak terlengkap dengan harga termurah di sini!

Bagikan Artikel