• socmed Facebook icon
  • socmed Instagram icon
  • socmed Twitter icon
  • socmed Youtube icon
Tokopedia
Tokopedia Blog - Home
MORE STORIES

ISPA Pada Anak: Gejala, Penyebab & Cara Mengatasi

16 August 2023

Share

ISPA Pada Anak: Gejala, Penyebab & Cara Mengatasi

Kenali gejala, faktor dan cara mengatasi Infeksi Saluran Pernafasan Akut pada Anak berikut ini!


ISPA adalah singkatan dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut. Ini adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan berbagai jenis infeksi yang mempengaruhi saluran pernapasan bagian atas (hidung, tenggorokan, dan bronkus kecil) dan kadang-kadang juga melibatkan paru-paru. ISPA dapat disebabkan oleh berbagai virus dan bakteri, dan seringkali gejalanya mirip dengan pilek atau flu.

Tidak hanya orang dewasa, Infeksi Saluran Pernafasan Akut ini juga bisa menyerang anak-anak, lho! Untuk itu sebagai orang tua juga harus waspada akan kesehatan si kecil.

Baca Juga: Obat Batuk untuk Ibu Hamil, Aman untuk Bunda dan Kandungan

Gejala Umum ISPA Pada Anak

Gejala ISPA

Sumber Gambar: BBC

Pada anak-anak, ISPA dapat menjadi hal umum dan sering terjadi, terutama karena sistem kekebalan tubuh mereka masih sedang berkembang. Beberapa jenis ISPA yang umum pada anak-anak meliputi:

  1. Common Cold (Pilek Biasa): Ini adalah infeksi virus yang paling umum pada anak-anak dan biasanya disertai gejala seperti hidung berair, bersin, batuk, dan tenggorokan sakit.
  2. Flu (Influenza): Infeksi virus influenza dapat menyebabkan demam tinggi, nyeri otot, nyeri kepala, batuk, dan kelelahan. Flu bisa lebih serius daripada pilek biasa.
  3. Bronkitis: Ini adalah peradangan pada bronkus (saluran udara kecil di paru-paru) yang dapat menyebabkan batuk, kadang disertai dahak.
  4. Pneumonia: Pneumonia adalah infeksi paru-paru yang dapat disebabkan oleh virus atau bakteri. Gejala meliputi demam, batuk, sesak nafas, dan kadang-kadang napas cepat.
  5. Tonsillitis: Infeksi tonsil (amandel) dapat menyebabkan sakit tenggorokan yang parah, demam, dan kesulitan menelan.
  6. Sinusitis: Infeksi sinus pada anak dapat menyebabkan hidung tersumbat, nyeri wajah, dan demam.
  7. Croup: Infeksi virus yang mempengaruhi saluran pernapasan atas dan menengah, menyebabkan batuk yang terdengar seperti suara mondar-mandir, terutama saat anak tidur atau menangis.

Penting untuk memantau gejala anak dengan cermat dan mencari perawatan medis jika kamu merasa gejala mereka lebih serius dari biasanya atau jika anak mengalami kesulitan bernapas, demam tinggi, atau gejala yang berlangsung lama. Menerapkan kebersihan yang baik, seperti mencuci tangan secara rutin dan menghindari kontak dengan orang yang sakit, dapat membantu mencegah penyebaran ISPA pada anak-anak.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Obat Batuk Untuk Bayi yang Aman dan Ampuh

Penyebab yang Mempengaruhi ISPA dan Cara Mengatasinya

Faktor yang Mempengaruhi ISPA dan Cara Mengatasinya

Sumber Gambar: Pixabay

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada anak-anak dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Memahami faktor-faktor ini dapat membantu dalam pencegahan dan pengelolaan ISPA. Berikut adalah beberapa faktor yang mempengaruhi ISPA pada anak dan cara mengatasinya:

Faktor ISPA pada Anak:

  1. Usia: Anak-anak, terutama yang berusia di bawah lima tahun, lebih rentan terhadap infeksi karena sistem kekebalan tubuh mereka masih sedang berkembang.
  2. Kontak dengan Penderita: Anak-anak sering berinteraksi dengan teman sebaya dan mungkin lebih mudah terpapar virus atau bakteri penyebab ISPA.
  3. Kehadiran di Tempat Ramai: Anak-anak yang menghadiri sekolah, tempat bermain, atau tempat umum lainnya dapat berisiko lebih tinggi karena potensi paparan yang lebih besar terhadap penyakit menular.
  4. Kondisi Lingkungan: Udara kering atau polusi udara dapat mempengaruhi saluran pernapasan dan membuat anak lebih rentan terhadap ISPA.
  5. Kebersihan: Kurangnya kebiasaan cuci tangan yang baik dan bersih dapat mempermudah penyebaran infeksi.
  6. Paparan Asap Rokok: Paparan asap rokok dapat merusak sistem pernapasan anak dan meningkatkan risiko ISPA.

Cara Mengatasi ISPA Pada Anak:

  1. Cuci Tangan: Ajari anak untuk mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air bersih, terutama setelah bermain dan sebelum makan.
  2. Vaksinasi: Memastikan anak mendapatkan vaksin yang direkomendasikan dapat membantu melindungi mereka dari beberapa penyakit infeksi, seperti influenza.
  3. Hindari Kontak dengan Penderita: Jika ada anggota keluarga atau teman yang sakit, hindari kontak dekat dengan mereka untuk menghindari penularan.
  4. Jaga Kebersihan Lingkungan: Pastikan lingkungan anak bersih dan terjaga kebersihannya. Bersihkan mainan, permukaan, dan benda-benda lain yang sering disentuh anak.
  5. Perhatikan Gizi dan Kesehatan: Anak yang sehat dengan asupan gizi yang baik cenderung memiliki sistem kekebalan yang lebih baik.
  6. Vitamin dan Nutrisi: Pemberian makanan yang seimbang dan kaya akan nutrisi dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh anak.
  7. Hindari Paparan Asap Rokok: Jangan biarkan anak terpapar asap rokok. Rokok kedua tangan juga dapat membahayakan anak.
  8. Ajarkan tentang Kebersihan Pernapasan: Ajari anak untuk menutup mulut dan hidung saat bersin atau batuk, serta mengajarkan mereka menggunakan tisu sekali pakai.
  9. Istirahat dan Pemulihan yang Cukup: Jika anak sudah terkena ISPA, pastikan mereka cukup istirahat dan mendapatkan perawatan yang tepat.
  10. Konsultasi dengan Dokter: Jika gejala ISPA pada anak semakin parah atau berlangsung lama, konsultasikan dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Mengedukasi anak tentang kebersihan dan menjaga kesehatan secara umum adalah langkah penting dalam mencegah ISPA. Selalu berkonsultasi dengan dokter atau tenaga medis jika kamu memiliki kekhawatiran tentang kesehatan anak.

Baca Juga: 12 Obat Pilek Anak Terbaik, Flu Hilang Bunda pun Tenang

Itu dia beberapa penjelasan rinci mengenai ISPA pada anak, baik itu gejala, faktor dan juga cara mengatasinya. Ada baiknya kita sebagai orang tua juga membiasakan diri untuk hidup sehat dan lebih mawas terhadap kebersihan lingkungan. Seperti rajin mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, menggunakan masker medis saat sedang sakit, dan juga menjaga kualitas udara di rumah seperti menggunakan Air Purifier!

Penulis: Pritania Avira

© 2009-2024, PT Tokopedia