Rumah Adat Papua, Gambar & Penjelasan Mengenai Keunikannya

0
545
rumah adat papua

Rumah adat Papua memiliki nama, bentuk dan ciri khas yang berbeda-beda. Berikut ini macam-macam rumah adat Papua dan keunikannya.


Sebagai sebuah negara kepulauan, Indonesia memiliki begitu banyak keragaman budaya dan tradisi yang berlimpah. Salah satunya adalah budaya yang berasal dari wilayah paling timur Indonesia, yaitu Papua.

Papua merupakan salah satu provinsi yang memiliki banyak keragaman budaya dan sumber daya alam yang berlimpah.

Keragaman dan keunikan yang dimiliki oleh Papua telah menjadi daya tarik dan ciri khas tersendiri bagi Papua.

Ragam budaya dan keunikan Papua ini juga dapat dilihat melalui rumah-rumah adatnya. Papua memiliki berbagai suku dengan berbagai bentuk rumah adat Papua yang berbeda-beda.

Untuk selengkapnya, yuk simak beberapa rumah adat Papua beserta dengan gambar dan penjelasannya berikut ini!

Tokopoints_Tokopedia
Dapatkan TokoPoints dengan bertransaksi menggunakan Kupon Cashback. Nikmati potongan dan diskon langsung untuk berbelanja lebih hemat!

Gambar dan Nama Rumah Adat Papua

1. Rumah Honai

rumah adat papua
Sumber gambar: Good News From Indonesia

Rumah adat Papua yang paling terkenal adalah rumah Honai. Rumah ini merupakan rumah tradisional Suku Dani di Wamena. Rumah Honai juga dikenal dengan nama ‘Onai’, yang artinya rumah.

Rumah Honai umumnya ditempati oleh para laki-laki dewasa. Untuk itu, rumah ini juga disebut dengan nama rumah Honai Pilamo. 

Keunikan rumah Honai terletak dari bentuk rumahnya yang bundar dengan atap rumah berbentuk kerucut seperti jamur dan hanya memiliki satu pintu tanpa jendela. 

Atap rumah Honai umumnya terbuat dari jerami dan dinding rumahnya terbuat dari bahan kayu.

Bentuk atap rumah Honai sengaja dibuat kerucut dengan tujuan untuk mengurangi hawa dingin dan menghindari air hujan. 

Tinggi rumah Honai hanya berkisar 2,5 meter dengan luas ruangan sekitar 5 meter. Rumah ini memang sengaja dibuat dengan ukuran yang kecil untuk membuat udara yang hangat di dalam ruangan rumah. 

2. Rumah Ebei atau Huma

rumah adat papua
Sumber gambar: Ruang Arsitek

Rumah Ebei atau Huma sebenarnya memiliki bentuk yang sama dengan rumah Honai. Namun, yang membedakan rumah Ebei dan rumah Honai adalah siapa yang menempatinya. 

Apabila rumah Honai ditempati oleh para laki-laki dewasa, maka rumah Ebei hanya ditempati oleh para ibu, anak-anak gadis, dan anak laki-laki yang belum dewasa. 

Di rumah ini, para ibu akan mengajarkan anak-anak mereka banyak hal tentang kehidupan sebelum para anak gadis menikah dan sebelum anak laki-laki dewasa.

Selain itu, para wanita juga akan melakukan berbagai kegiatan harian lainnya. Seperti membuat kerajinan tangan atau saling bercengkrama.

3. Rumah Hunila

rumah adat papua
Sumber gambar: Mapio

Berbeda dengan kedua rumah adat Honai dan Ebei sebelumnya, rumah Hunila adalah sejenis Honai namun memiliki bentuk yang lebih memanjang dan lebih luas.

Rumah Hunila ini merupakan dapur yang menjadi pusat untuk pembuatan makanan bagi seluruh penghuni silimo atau beberapa rumah Honai di suatu tempat. 

Biasanya para wanita akan memasak sagu atau membakar ubi di dalam rumah Hunila. Setelah memasak, para wanita kemudian akan mengantarkan makanan kepada Pilamo dan seluruh keluarganya. 

4. Rumah Wamai

rumah adat papua
Sumber gambar: Rumah Adat Papua

Rumah adat Papua berikutnya adalah rumah Wamai. Bangunan rumah ini sebenarnya bukan bangunan rumah tempat tinggal, melainkan bangunan untuk kandang ternak. 

Nama Wamai sendiri berasal dari panggilan hewan ternak utama yang biasanya dipelihara, yaitu ‘wam’ atau babi. 

Bangunan rumah Wamai ini cukup istimewa bagi masyarakat Suku Dani, karena wam atau babi sangat bernilai bagi mereka. 

Bentuk bangunan rumah Wamai sendiri hampir mirip dengan Hunila, namun memiliki ukuran yang lebih kecil dan ditempat di sudut-sudut yang agak jauh dari rumah Honai. 

Baca Juga: Nama Rumah Adat Jawa Tengah, Gambar & Keunikannya Masing-masing

5. Rumah Kaki Seribu

rumah adat papua
Sumber gambar: Indonesia Traveler

Mod Aki Aksa atau lebih dikenal dengan nama rumah kaki seribu merupakan rumah tradisional khas Suku Arfak yang berada di Papua Barat.

Rumah ini disebut sebagai rumah kaki seribu karena memiliki kaki atau tiang pondasi yang sangat banyak seperti hewan berkaki seribu. 

Mod Aki Aksa sendiri memiliki bentuk seperti rumah panggung. Namun yang membedakan mod aki aksa dengan rumah panggung lainnya adalah banyaknya tiang pondasi yang berada di bawah rumah dan menjadi tumpuan utama bangunan rumah.

Atap rumah ini terbuat dari rumput ilalang dan lantainya terbuat dari anyaman rotan. Sedangkan dinding bangunan rumahnya terbuat dari kayu yang disusun secara horizontal dan vertikal dengan cara saling mengikat. 

6. Rumah Pohon

rumah adat papua
Sumber gambar: Good News From Indonesia

Suku pedalaman asli Papua, yaitu Suku Korowai, juga memiliki rumah adatnya sendiri yang disebut dengan nama rumah pohon.

Seperti namanya, rumah ini terletak di bagian dahan pohon dengan ketinggian sekitar 15-50 meter.

Suku Korowai membangun rumah pohon ini dengan tujuan untuk menghindari binatang buas dan gangguan roh jahat yang disebut “laleo”.

Laleo diyakini oleh Suku Korowai sebagai mahkluk jahat atau iblis kejam yang berjalan seperti mayat hidup dan akan berkeliaran pada malam hari.

Masyarakat Suku Korowai percaya bahwa semakin tingginya rumah yang mereka buat, maka mereka juga akan semakin terhindar dari roh-roh jahat.

7. Rumah Kariwari

rumah adat papua
Sumber gambar: 60 Museum Jakarta

Rumah Kariwari merupakan rumah tradisional Suku Tobati-Enggros yang tinggal disekitar Teluk Yotefa dan Danau Sentani, Jayapura. 

Bangunan rumah Kariwari ini cukup unik karena berbentuk limas segi delapan yang terbuat dari kayu besi, bambu, dan daun sagu hutan. Rumah ini umumnya terdiri dari dua lantai dan tiga ruangan yang memiliki fungsi yang berbeda-beda. 

Berbeda dengan rumah adat Papua lainnya yang berfungsi sebagai rumah hunian tempat tinggal.

Rumah Kariwari memiliki fungsi sebagai tempat edukasi dan ibadah. Untuk itu, rumah ini dianggap sebagai tempat sakral yang suci oleh Suku Tobati-Enggros.

8. Rumah Rumsram

rumah adat papua
Sumber gambar: Gambar Rumah

Rumah rumsram merupakan rumah adat papua yang berasal dari Suku Biak Numfor yang terletak di pantai utara Papua. 

Sama halnya seperti Kariwari, rumah ini bukan merupakan hunian tempat tinggal, melainkan tempat kegiatan mengajar yang dikhususkan untuk para laki-laki.

Bangunan rumah Rumsram berbentuk persegi dengan atap seperti perahu terbalik. Desain atap ini sebenarnya berkaitan dengan profesi kebanyakan masyarakat suku Biak Numfor, yaitu sebagai pelaut.

Rumah ini memiliki lantai yang terbuat dari kulit kayu, dinding dari bambu air dan pelepah sagu, serta atap yang terbuat dari daun sagu yang telah dikeringkan

Umumnya rumah Rumsram akan memiliki tinggi sekitar 6-8 meter yang dibagi menjadi dua bagian yang dibedakan berdasarkan tingkatan lantainya.

Baca Juga: Rumah Adat Bali Beserta Gambar, Keunikan, Fungsi & Ciri Khasnya

Itu dia Toppers beberapa rumah adat Papua beserta dengan keunikannya. Setiap rumah adat Papua memiliki fungsi dan keunikan masing-masing yang disesuaikan dengan cara hidup setiap sukunya. 

Nah, untuk kamu yang ingin mempelajari lebih banyak tentang budaya Papua dan budaya di Indonesia lainnya, kamu bisa belajar lewat buku sejarah, buku budaya, dan buku-buku lainnya yang semuanya bisa kamu dapatkan di Tokopedia.

jual laptop
Tunjang produktivitas tingkat tinggi dengan laptop andalan terbaik di sini!

Penulis: Nyimas Pamela Anisa Dewi