10 Tips Diet Saat Puasa, Ini Cara yang Tepat, Efektif dan Aman!

0
135
tips diet saat puasa
Sumber Gambar: Bydow Pharmacy

Ingin hilangkan lemak dan punya tubuh ideal? Puasa bisa jadi jawaban. Jangan salah cara, ini tips diet saat puasa yang tepat!


Puasa Ramadan merupakan waktu tepat untuk restorasi tubuh. Dengan tidak mengonsumsi makanan dalam jangka waktu hampir seharian, tubuh lebih mudah mengeluarkan racun.

Hal ini mencegah terjadinya berbagai masalah kesehatan dari kolesterol tinggi, penyakit jantung, obesitas, hingga kesehatan mental.

Tentunya, bulan Ramadan ini bisa dijadikan peluang ideal untuk menurunkan berat badan. Tapi perlu hati-hati. Menurut para ahli medis, banyak keluhan gangguan sistem pencernaan seperti maag dan sembelit di saat puasa.

Untuk menjalankan diet saat puasa, perlunya strategi dan cara yang benar. Dengan begitu, tubuh cepat langsing sekaligus tetap sehat sepanjang menjalani ibadah puasa. 

Yuk, ikuti tips diet saat puasa berikut ini!

baca juga: resep menu sahur sehat yang tetap nikmat agar puasa semangat

1. Pastikan Minum Cukup Air saat Sahur dan Berbuka

minum air
Sumber Gambar: Pixabay

Tips satu ini pasti sering kamu dengar ya. Minum air yang cukup minimum 2 liter per hari, terutama saat cuaca panas. Hidrasi bukan hanya berguna untuk sistem imun tubuh.

Saat badan dehidrasi, metabolisme tubuh kita bekerja lambat. Alhasil, tubuh sulit membakar lemak atau kalori sehingga berat badan mudah naik. 

Bagi kamu yang olahraga di bulan puasa, tubuh akan lebih rentan terhadap dehidrasi. Untuk mencegah hal ini, campur 500-700 ml air dengan garam mineral.

2. Hindari Minuman Manis, Kafein dan Karbonasi

Yah, tips satu ini memang sangat sulit diikuti. Tapi, langkah ini sangat ampuh menurunkan berat badan. Minuman manis ini bisa dibilang biang keladi berbagai penyakit dan berat badan yang sulit turun. Kamu akan kaget sendiri jika tahu berapa kalori dalam satu gelas minuman es kesukaanmu itu.

Sedangkan minuman karbonasi dan kafein seperti teh dan kopi akan memicu dehidrasi. Walau diminum tanpa gula, sebaiknya tetap dihindari ya. Jenis minuman ini juga bisa membuat perut kembung dan menimbulkan maag. 

3. Jangan Lewati Sahur

jangan lewati sahur
Sumber Gambar: Pixabay

Mungkin kamu berpikir semakin jarang makan semakin mudah turun berat badan? Salah besar ya! Melewati sahur bukan hanya menurunkan sistem imun kamu, tapi juga metabolisme tubuh.

Kamu akan merasakan lapar dan lemas sepanjang hari, sehingga tidak bisa bisa beraktivitas (alias bakar kalori). 

Selain itu, melewati sahur bisa memicu konstipasi loh. Jadi, pastikan nyalakan alarm kamu agar tidak telat bangun untuk sahur.

4. Perhatikan Asupan Garam Saat Sahur

Garam dapat meningkatkan hidrasi, tapi terlalu berlebihan akan membuat kamu haus. Tentunya, kamu tidak ingin merasa haus sepanjang hari ya. Agar tidak cepat lapar, konsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks (contoh: roti gandum, oatmeal). 

Jangan lupa dengan asupan protein (contoh: telur, yogurt). Kombinasi kedua ini akan menjaga kestabilan gula darah, menahan nafsu makan, dan mencegah makan berlebihan saat buka puasa.

5. Bagi Jam Buka Puasa Menjadi Dua

bagi puasa menjadi dua
Sup sebagai pembuka puasa | Sumber Gambar: Nathalie Jolie – Unsplash

Setelah puasa seharian, kamu akan cenderung berbuka puasa dengan porsi besar. Tubuh kita perlu waktu untuk mencerna makanan dan memberikan sinyal “kenyang.” Dengan langsung melahap porsi yang besar, kadar gula darah akan melonjak, timbulnya gangguan pencernaan, serta kita akan cenderung makan berlebihan.

Untuk diet saat puasa yang efektif, sebaiknya mulai berbuka puasa dengan satu buah kurma dan sup yang mudah dicerna untuk mengembalikan energi. Tidak perlu lebih dari satu kurma, karena buah ini tinggi akan gula! Lalu tunggu 20 menit, sebelum mengonsumsi makanan utama. 

Snack Diet
Diet tapi ingin tetap ngemil? Ini solusinya!

baca juga: olahraga saat puasa untuk menurunkan berat badan di rumah

6. Konsumsi Makanan Bergizi

makanan bergizi
Sumber Gambar: Pixabay

Tahukah kamu, pola hidup yang tidak sehat dapat menimbulkan inflamasi, sehingga sulit menurunkan berat badan? Karena jam makan kamu terbatas, pastikan untuk mengonsumsi makanan sehat dan bergizi agar tubuh mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. 

Makanan bergizi berarti mengandung makronutrien (karbohidrat, protein, lemak tidak jenuh) dan mikronutrien (vitamin, zinc, selenium, dll.).

Tips termudah adalah memilih buah dan sayur berwarna-warni untuk diet yang sehat. Setiap warna memiliki fungsi berbeda loh. Beberapa contohnya, antara lain:

  • Warna merah – mengandung flavonoid, likopen, dan antosianin untuk melawan stress.
  • Warna biru (bluberi, plum, dan terong) – melindungi sistem saraf.
  • Warna kuning (wortel, ubi, labu) – mengandung beta-karoten untuk kesehatan sistem imun dan kulit.
  • Warna hijau – melindungi kesehatan sistem pencernaan dan ginjal.

7. Tingkatkan Serat, Konsumsi Probiotik

makanan sehat dan bergizi, makanan yang sehat
Sumber Gambar: Abbeycroft Leisure

Toppers, kesehatan usus perlu kamu perhatikan untuk diet yang ampuh dan mencegah peradangan. Bagi kamu yang mengalami masalah sembelit selama bulan puasa, coba tingkatkan serat dalam makanan dari sayur dan buah-buahan.

Dijamin BAB lancar dan perut kempes. Serat juga dapat menahan nafsu makan dan mencegah gula darah melonjak loh. 

Selain itu, coba juga tingkatkan asupan probiotik untuk meningkatkan kinerja usus. Probiotik bisa kamu dapatkan dari yogurt, kimchi, tempeh, flaxseed, atau pun bawang putih. 

8. Hindari Jajanan, Yuk Masak Sendiri di Rumah!

hindari jajanan
Sumber Gambar: Alyson McPhee – Unsplash

Cara diet saat puasa, atau kapan pun juga, yang paling ampuh adalah memasak makanan sendiri. Dengan demikian, kamu tahu bahan-bahan yang digunakan. Dari penggunaan minyak hingga kualitas sayur, kamu bisa memastikan bahan segar dan bernutrisi. Tubuh pun akan terasa lebih berenergi. 

Walau jajanan luar mengklaim diri sebagai ‘menu sehat,’ kamu tidak tahu secara pasti bahan yang digunakan. Ingat, bahan seperti minyak dan gula bisa diam-diam mengidap dalam jajanan dan merusak hasil kerja keras diet kamu. 

9. Konsumsi Suplemen

suplemen
Sumber Gambar: Adam Niescioruk – Unsplash

Vitamin bisa kamu dapatkan dari makanan. Namun, suplemen bisa membantu untuk memastikan kamu mendapatkan asupan vitamin yang cukup. Beberapa suplemen yang bisa menjaga kesehatan serta membantu kamu diet saat puasa, antara lain:

  • Vitamin B: meningkatkan energi dan metabolisme tubuh. 
  • Vitamin D: menstabilkan kadar gula darah dan memperbaiki resistensi tubuh terhadap insulin untuk penderita diabetes. 
  • Magnesium: meningkatkan produksi energi dan sistem metabolisme tubuh. 
  • Vitamin C, Vitamin A, Zinc: menjaga sistem imun tubuh dan meredakan inflamasi.

Ingat, suplemen hanya bersifat tambahan. Vitamin dan mineral ini bisa diperoleh dari makanan. Pastikan konsultasi dengan dokter dulu sebelum mengonsumsi suplemen ya!

10. Rajin Beraktivitas, di Rumah Tak Masalah

jual peralatan olahraga
Yuk, lebih aktif dengan perlengkapan olahraga terbaik dan termurah di sini!

Jangan jadikan puasa sebagai alasan bermalas-malasan. Tetaplah aktif agar tubuh dapat membakar kalori atau lemak. Namun, hindari beraktivitas dibawah terik matahari untuk menghindari dehidrasi.

Usahakan olahraga minimal 30 menit setelah berbuka puasa. Banyak olahraga yang bisa kamu lakukan di rumah tanpa perlu ke gym. Selain olahraga berat, bersih-bersih di rumah atau jalan santai juga sudah cukup. Aktivitas apa pun lebih baik daripada berdiam saja. 


baca juga: vitamin & Suplemen untuk puasa yang penting dikonsumsi saat ramadan

Nah Toppers, itu dia beberapa tips diet saat puasa yang efektif. Dengan cara ini, tubuh akan terasa jauh lebih sehat dan langsing.

Agar lebih semangat, temukan berbagai produk kesehatan dan alat olahraga di Tokopedia yuk!

produk kesehatan
Temukan berbagai kebutuhan produk kesehatan terjamin yang aman dan lengkap di sini!

Penulis: Benedicta Clarissa Tukiman