• socmed Facebook icon
  • socmed Instagram icon
  • socmed Twitter icon
  • socmed Youtube icon
Tokopedia
Tokopedia Blog - Home
MORE STORIES

Apakah Stroke Bisa Sembuh? Ketahui Fakta Pemulihannya

08 March 2023

Share

Apakah Stroke Bisa Sembuh? Ketahui Fakta Pemulihannya

Dikenal sebagai penyebab utama kematian, apakah stroke bisa sembuh? Ketahui fakta pemulihannya berikut ini.


Stroke adalah penyakit pembuluh darah otak. Menurut World Health Organization (WHO), stroke adalah suatu keadaan di mana ditemukan tanda-tanda klinis yang berkembang cepat berupa defisit neurologik fokal dan global, yang dapat memberat dan berlangsung lama selama 24 jam atau lebih dan dapat menyebabkan kematian.

Stroke terjadi apabila pembuluh darah otak mengalami penyumbatan atau pecah. Akibatnya sebagian otak tidak mendapatkan pasokan darah yang membawa oksigen yang diperlukan sehingga mengalami kematian sel atau jaringan.

Dampak stroke bisa berupa jangka pendek dan jangka panjang, tergantung pada bagian otak mana yang terpengaruh, seberapa cepat terdiagnosis, dan terobati. Penderita stroke dapat mengalami kecacatan yang luas termasuk kesulitan dalam mobilitas dan berbicara, serta kesulitan dalam berpikir dan merasakan.

Baca juga: 20 Cara Mencegah Stroke di Usia Muda Agar Tidak Terlambat!

Fakta dan Mitos Stroke

fakta dan mitos stroke

Sumber gambar: Pinterest

Melansir World Stroke Organization, stroke adalah penyebab utama kematian dan kecatatan secara global dengan 1 dari 4 orang dewasa di atas usia 25 akan mengalami stroke dalam hidup mereka. Lebih dari 13 juta orang akan mengalami stroke setiap tahun dan sekitar 5,5 juta orang meninggal sebagai akibatnya. Tren saat ini menunjukkan bahwa jumlah kematian tahunan akan naik menjadi 6,7 juta per tahun jika tidak adanya tindakan yang tepat.

Kendati stroke merupakan penyakit yang serius, masih banyak beredar mitos mengenai stroke. Apa sajakah mitos dan fakta yang sebenarnya dari stroke? Berikut adalah berbagai mitos stroke beserta faktanya dikutip dari Premier Health:

Tidak Ada Pengobatan untuk Stroke

Faktanya, ada beberapa perawatan yang sangat efektif untuk stroke. Semakin cepat kamu mencari perawatan medis, maka akan semakin baik hasilnya. Pengangkatan darah beku guna mengeluarkan bekuan darah yang menyumbat kini merupakan standar perawatan yang terbukti memiliki manfaat paling besar untuk pengobatan stroke. Tissue Plasminogen (tPA) adalah obat pelarut gumpalan yang dapat memecah gumpalan yang menghalangi aliran darah ke otak.

Stroke Tidak Bisa Dicegah

Kabar baiknya, menurut National Stroke Association, hingga 80 persen stroke dapat dicegah. Menjaga pola makan dan gaya hidup dapat mengurangi faktor penyebab risiko stroke seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes. Mempertahankan berat badan yang sehat dan makan makanan yang sehat untuk jantung juga cara lain untuk membantu mencegah stroke dan penyakit kardiovaskular yang menyebabkan stroke.

Stroke Hanya Menyerang Orang Tua

Selama lebih dari satu dekade, rata-rata usia penderita stroke saat ini semakin muda. Hampir 25 persen stroke terjadi pada orang yang berusia kurang dari 65 tahun. Orang yang lebih muda mungkin kerap mengabaikan gejala stroke. Mereka berpikir bahwa mereka terlalu muda untuk terkena stroke, padahal kenyataannya stroke bisa terjadi pada semua usia, bahkan pada bayi.

Stroke Tidak Diturunkan dalam Keluarga

Kenyataannya, jika keluarga Toppers ada yang memiliki riwayat stroke. terutama orang tua atau saudara kandung, hal tersebut meningkatkan peluang kamu untuk terkena stroke juga.

Tanda-Tanda Stroke Sulit Dikenali

Menurut American Heart Association dan Go Red for Women, tes yang disebut BE FAST (Balance, Eyes, Face, Arm, Speech, Time) dapat membantu mengidentifikasi hingga 75 persen stroke. Penglihatan tiba-tiba kabur, wajah terkulai, lengan atau kaki menjadi lemah dan bicara tidak jelas atau kacau juga bisa menjadi tanda-tanda stroke. Semakin cepat mendapatkan perawatan darurat, maka semakin cepat pula untuk meminimalkan kerusakan otak.

Wanita Tidak Mungkin Terkena Stroke

Stroke terjadi sedikit lebih sering pada wanita daripada pria. Salah satu alasannya adalah bahwa wanita cenderung hidup lebih lama, dan risiko stroke meningkat seiring bertambahnya usia.

Aspirin Obat Efektif untuk Stroke

Meskipun mungkin benar bahwa aspirin dapat membantu memecah gumpalan selama serangan jantung, tapi ini tidak selalu aman untuk stroke. Aspirin sebenarnya bisa berbahaya jika kamu mengalami stroke yang disebabkan oleh pendarahan otak. Tetapi beberapa orang yang telah diresepkan aspirin oleh dokter, hasilnya sangat baik untuk menghentikan stroke lain terjadi. Yang terpenting adalah konsultasikan dulu ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Jika Gejala Stroke Hilang, Tak Ada yang Perlu Dikhawatirkan

Perlu diketahui bahwa Transient ischemic attacks (TIAs) atau yang biasa disebut stroke ringan menunjukkan gejala stroke yang bersifat sementara. Hal tersebut adalah tanda-tanda peringatan sebelum stroke. Kamu harus siap siaga menghubungi dokter jika mengalami bicara tidak jelas, kelemahan tiba-tiba pada lengan atau kaki atau wajah terkulai. Lebih aware dengan tanda-tanda stroke lebih dini dapat membantu mencegah stroke yang sebenarnya.

Baca juga: Waspada Ancaman Nyata Penyakit Jantung di Indonesia!

Waktu Pemulihan Stroke

waktu dan pemulihan stroke

Sumber gambar: klik dokter

Mengutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), waktu pemulihan setelah stroke berbeda untuk setiap orang. Pemulihan bisa memakan waktu berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun. Beberapa orang pulih sepenuhnya, sementara yang lain bisa memiliki cacat jangka panjang atau seumur hidup. Meskipun begitu keajaiban sembuh total dari stroke bisa dialami siapa saja.

Berikut ciri-ciri kamu mengalami kemajuan atau sudah mau sembuh dari stroke:

  • Peningkatan kondisi yang paling cepat terjadi pada tiga bulan pertama
  • Dapat menyilangkan kaki dalam 15 hari
  • Peningkatan kemandirian
  • Adanya kedutan otot
Baca juga: Mengenal Hipertensi, Penyebab dan Cara Mencegah Darah Tinggi

Hal yang Perlu Diperhatikan

hal yang perlu diperhatikan

Sumber gambar: emc.id

Setiap detik sangat berharga bagi orang yang mengalami gejala stroke. Tindakan dan perawatan yang cepat dapat mengurangi kerusakan otak lebih parah yang dapat disebabkan oleh stroke.

Dengan mengetahui tanda dan gejala stroke, Toppers mungkin dapat menyelamatkan nyawa seseorang atau bahkan nyawa kamu sendiri. Berikut tanda-tanda stroke pada pria dan wanita:

  • Mati rasa tiba-tiba atau merasa lemah di wajah, lengan, atau kaki, terutama di satu sisi tubuh.
  • Kebingungan tiba-tiba, kesulitan berbicara, atau kesulitan memahami pembicaraan.
  • Tiba-tiba kesulitan melihat di satu atau kedua mata.
  • Tiba-tiba kesulitan berjalan, pusing, kehilangan keseimbangan, atau kurang koordinasi.
  • Sakit kepala parah yang tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya.

Selain itu, kamu bisa melakukan F.A.S.T. untuk mengidentifikasi dan mengenali tanda stroke lebih cepat:

  • F (Face) — Wajah: Minta orang itu untuk tersenyum. Apakah satu sisi wajah terkulai?
  • A (Arm) — Lengan: Minta orang tersebut untuk mengangkat kedua tangannya. Apakah satu lengan melayang ke bawah?
  • S (Speech) — Ucapan: Minta orang tersebut untuk mengulangi frasa sederhana. Apakah bicaranya tidak jelas atau aneh?
  • T (Time) — Waktu: Jika kamu melihat tanda-tanda ini, segera hubungi bantuan medis terdekat.

Jika gejala hilang setelah beberapa menit, bisa jadi itu adalah serangan Transient ischemic (TIA). Meski singkat, TIA adalah tanda kondisi serius yang tidak akan hilang tanpa bantuan medis. Catat waktu ketika gejala pertama kali muncul. Pergi ke rumah sakit terdekat dan segera beritahu tim medis tentang gejala yang dialami. Panggil ambulans jika kondisi memerlukan perawatan darurat.

Temukan berbagai kebutuhan produk kesehatan terjamin yang aman dan lengkap di sini!

References:

Share

Nada Karisma OktaviaNada Karisma Oktavia

Related Articles

10 Obat Nyeri Haid yang Tersedia di Apotek
Kesehatan
10 Obat Nyeri Haid yang Tersedia di Apotek
© 2009-2024, PT Tokopedia